Penerapan Prinsip Governance Dalam Koperasi Pegawai Republik Indonesia ( KPRI ) Gelekat Nara Larantuka

KROWIN, Felisianus Gawe (2018) Penerapan Prinsip Governance Dalam Koperasi Pegawai Republik Indonesia ( KPRI ) Gelekat Nara Larantuka. Diploma thesis, Unika Widya Mandira.

[img] Text
FILE-ABSTRAK.pdf

Download (201kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (361kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (403kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (184kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (405kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (370kB)
[img] Text
BAB VI.pdf

Download (463kB)

Abstract

Masalah pokok dalam penelitian ini adalah Bagaimana Penerapan Governance Dalam Koperasi Pegawai Republik Indonesia ( KPRI ) Gelekat Nara Larantuka. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Penerapan Governane Dalam Koperasi Pegawai Republik Indonesia ( KPRI ) Gelekat Nara Larantuka. Untuk mendeskripsikan tentang Penerapan Governance Dalam Koperasi Pegawai Republik Indonesia ( KPRI ) Gelekat Nara Larantuka maka digunakan konsep – konsep yang dianggap cocok yaitu (1) Good Governance, (2) Penerapan Good Governance, (3) prinsip – prinsip Good Governance, (4) Asas – asas Good Governance. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik sampling dalam penelitian ini adalah teknik purposive, berdasarkan teknik sampling tersebut maka informan yang ditentukan sebanyak 10 orang. Data dikumpulkan dengan teknik wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat lima variabel utama yaitu : 1)Transparansi, merupakan keterbukaan pengurus koperasi dalam melaksanakan proses pengambilan keputusan dan keterbukaan dalam mengemukakan informasi materlial dan relevan mengenai koperasi, 2)Akuntabilitas, merupakan pengurus koperasi memiliki kejelasan fungsi, pelaksanaan dan pertanggungjawaban manajemen koperasi sehingga pengelolaan koperasi berjalan efektif. 3)Kemandirian, merupakan suatu keadaan koperasi yang dikelola secara profesional tanpa pengaruh dari pihak manapun yang tidak sesuai dengan peraturan perundangan dan prinsip – prinsip koperasi yang sehat dan terselenggaranya tugas masing – masing bagian dalam koperasi sesuai fungsi didalam anggaran rumah tangga dan anggaran dasar koperasi.4)Pertanggungjawaban, artinya pengurus mampu mempertanggungjawabkan laporan keuangan koperasi mengenai kondisi modal, besarnya simpan pinjam anggota dan kondisi sisa hasil usaha, dan pengurus menanggapi keluhan atau pengaduan anggota terhadap tindakan penyalahgunaan dana. 5)Kewajaran, merupakan keadilan dan kesetaraan dalam memenuhi hak – hak shareholders dan stakeholders yang timbul berdasarkan pada perjanjian dan peraturan perundang – undangan yang berlaku. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa :1) Penerapan transparansi dalam KPRI Gelekat Nara Larantuka sangat diperlukan dalam rangka perlindungan hukum bagi anggota dan mewujudkan koperasi yang sehat dan professional. 2) Semua pengurus koperasi harus bertanggungjawab dalam tugasnya masing – masing dan apabila terjadi suatu masalah dalam koperasi diselesaikan secara administratif dan pengurus diharapkan agar semakin memperhatikan kuantitas kerjanya, kualitas kerja, pengetahuan kerja, kreativitas, kerjasama, kemandirian, dan inisiatif dalam koperasi agar terwujudnya koperasi yang maju dan semakin berkembang dan dapat mensehjatrakan anggotanya.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Governance, KPRI Gelekat Nara Larantuka
Subjects: J Political Science > JA Political science (General)
J Political Science > JS Local government Municipal government
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Pemerintahan
Depositing User: Andreas M. Pati
Date Deposited: 17 Dec 2019 00:35
Last Modified: 17 Dec 2019 00:35
URI: http://repository.unwira.ac.id/id/eprint/1036

Actions (login required)

View Item View Item