Studi Perbandingan Efektivitas Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team Achievement Division (STAD) Dengan Tipe Think-Pair-Share (TPS) Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Materi Pokok Sistem Koloid Siswa Kelas XI IPA SMAN 1 Larantuka, Tahun Ajaran 2012/2013

GORAN, Kris Maryana (2013) Studi Perbandingan Efektivitas Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team Achievement Division (STAD) Dengan Tipe Think-Pair-Share (TPS) Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Materi Pokok Sistem Koloid Siswa Kelas XI IPA SMAN 1 Larantuka, Tahun Ajaran 2012/2013. Undergraduate thesis, Universitas Katolik Widya Mandira Kupang.

[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (881kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (205kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (319kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (281kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (699kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (163kB)

Abstract

Model Pembelajaran Kooperatif tipe STAD dan tipe TPS merupakan tipe pembelajaran yang baik untuk meningkatkan daya pikir siswa, karena selain belajar dari guru, siswa juga belajar dari teman sebayanya dan juga siswa terlibat secara aktif dalam kegiatan pembelajaran. Masalah dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana efektivitas penerapan Model Pembelajaran Kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) pada materi pokok Sistem Koloid siswa kelas XI IPA2 SMAN 1 Larantuka, Tahun Ajaran 2012/2013? 2) Bagaimana efektivitas penerapan Model Pembelajaran Kooperatif tipe Think-Pair-Share (TPS) pada materi pokok Sistem Koloid siswa kelas XI IPA3 SMAN 1 Larantuka, Tahun Ajaran 2012/2013? 3) Adakah terdapat perbedaan yang signifikan antara Hasil Belajar Siswa yang menerapkan Model Pembelajaran Kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) dan tipe Think-Pair-Share (TPS) pada materi pokok Sistem Koloid siswa kelas XI IPA SMAN 1 Larantuka, Tahun Ajaran 2012/2013? Tujuan dilakukan penelitian ini adalah 1) Mendeskripsikan efektivitas penerapan Model Pembelajaran Kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) pada materi pokok Sistem Koloid siswa kelas XI IPA2 SMAN 1 Larantuka, Tahun Ajaran 2012/2013. 2) Mendeskripsikan efektivitas penerapan Model Pembelajaran Kooperatif tipe Think-Pair-Share (TPS) pada materi pokok Sistem Koloid siswa kelas XI IPA3 SMAN 1 Larantuka, Tahun Ajaran 2012/2013. 3) Mengetahui ada tidaknya perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa yang menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) dan tipe Think-Pair-Share (TPS) pada materi pokok Sistem Koloid siswa kelas XI IPA SMAN 1 Larantuka, Tahun Ajaran 2012/2013. Yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 2 dan siswa kelas XI IPA 3 SMAN 1 Larantuka, tahun ajaran 2012/2013. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis statistik. Dari analisis data disimpulkan bahwa: 1) a. Kemampuan guru dalam mengelola kegiatan pembelajaran Model Pembelajaran Kooperatif tipe STAD dikatakan baik dengan skor rata-rata 3,79. b. Ketuntasan IHB Produk dikatakan tuntas dengan proporsi indikator yang diperoleh sebesar 0,85 atau 85% dan ketuntasan belajarnya sebesar 0,83 atau 83%. c. Ketuntasan IHB Psikomotor dikatakan tuntas dengan proporsi indikator yang diperoleh sebesar 1,00 atau 100% dan ketuntasan belajarnya sebesar 1,00 atau 100%. d. Ketuntasan IHB Afektif dikatakan tuntas dengan proporsi indikator yang diperoleh sebesar 0,86 atau 86% dan ketuntasan belajarnya sebesar 0,86 atau 86%. e. Respon siswa terhadap kegiatan pembelajaran baik dengan rata-rata Prosentase sebesar 99,91%. 2) a. Kemampuan guru dalam mengelola kegiatan pembelajaran Model Pembelajaran Kooperatif tipe TPS dikatakan baik dengan skor rata-rata 3,90. b. Ketuntasan IHB Produk dikatakan tuntas dengan proporsi indikator yang diperoleh sebesar 0,83 atau 83% dan ketuntasan belajarnya sebesar 0,83 atau 83%. c. Ketuntasan IHB Psikomotor dikatakan tuntas dengan proporsi indikator yang diperoleh sebesar 1,00 atau 100% dan ketuntasan belajarnya sebesar 1,00 atau 100%. d. Ketuntasan IHB Afektif dikatakan tuntas dengan proporsi indikator yang diperoleh sebesar 0,89 atau 89% dan ketuntasan belajarnya sebesar 0,88 atau 88%. e. Respon siswa terhadap kegiatan pembelajaran baik dengan rata-rata Prosentase sebesar 99,91%. 3) a. Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa yang menerapkan Model Pembelajaran Kooperatif tipe STAD dengan tipe TPS karena − ≤ ≤ + , yaitu −1,96 ≤ −0,73 ≤ +1,96. Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif tipe STAD dan tipe TPS tergolong dalam kategori baik dan efektif serta tidak terdapat perbedaan hasil belajar dari penerapan kedua tipe, sehingga disarankan pada guru IPA-Kimia agar dapat menerapkannya dalam kegiatan pembelajaran di kelas sehingga dapat mencapai hasil belajar yang optimal.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: L Education > L Education (General)
L Education > LB Theory and practice of education
L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
Q Science > QD Chemistry
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Program Studi Pendidikan Kimia
Depositing User: ST.,MM Inggrit Junita Palang Ama
Date Deposited: 01 Dec 2022 05:43
Last Modified: 01 Dec 2022 05:43
URI: http://repository.unwira.ac.id/id/eprint/10372

Actions (login required)

View Item View Item