Pergumulan Yakub Dan Berkat Allah (Analisis Eksegetis Atas Teks Kej32:22-32)

OBA, Daniel Lobo (2017) Pergumulan Yakub Dan Berkat Allah (Analisis Eksegetis Atas Teks Kej32:22-32). Diploma thesis, Unika Widya Mandira.

[img] Text
Abstraksi.pdf

Download (405kB)
[img] Text
BAB 1.pdf

Download (122kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (155kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (310kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (129kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (774kB)

Abstract

Manusia adalah makhluk yang diberkati Allah dengan berbagai hal yang bergunabagikelangsungan hidupnya. Allah tidak membiarkan manusia hidup tanpa berkatNya, dan memangmanusia tidak akan hidup tanpa berkat Allah. Tanda bahwa manusia itu diberkati Allah adalahketika dia dibiarkan hidup. Ironisnya manusia tidak menyadari bahwa kehidupannya merupakantanda yang paling pertama bahwa dia diberkati Allah. Manusia menghendaki berkat yangberlimpah di dalam hidupnya. Manusia tidak mau hanya sekedar hidup tetapi dapat benar-benarmenikmati kehidupannya. Manusia menghendaki hidup sehat, aman, berkecukupan bahkanbergelimang harta dan bahagia dan, di atas segalanya, memperoleh hidup kekal.Namun untuk mencapai hidup yang diinginkan tersebut manusia tidak bisa hanyaberdiam diri dengan dahli Allahlah yang akan memberikan berkat kepadanya sebab Allah itumurah hati dan berlimpah kasih setiaNya. Memang Allah selalu mencurahkan berkatNya kepadamanusia, tetapi manusia mesti menanggapi berkat itu dengan sikap yang pantas sebagai orangyang percaya kepada berkat Allah. Salah satu sikap yang pantas dari manusia berhadapan denganberkat Allah adalah bergumul dalam sikap iman kepada Allah agar Ia mencurahkan berkatNya.Inilah yang dialami Yakub yang telah dijanjikan Allah sebagai pewaris janji yang telahdisampaikan sejak Abraham nenek moyangnya.Yakub yang diberkati Allah dan terpilih sebagai pewaris janjiNya bukan sosok yangbersikap pasif terhadap janji Allah. Kehidupan Yakub sendiri penuh dengan pergumulan bahkansejak dari dalam kandungannya (bdk. Kej 25:22) ia telah bergumul melawan kakaknya.NamaYakub sendiri menggambarkan pergumulan dan dia terus bergumul sepanjang hidupnya, bukan 11hanya melawan manusia tetapi juga melawan Allah (bdk. Kej 32:28). Bahkan demi berkat,Yakub tidak segan-segan menggunakan cara yang tidak benar termasuk menggunakan namaAllah (bdk. Kej 27:20).Berkat Allah yang dianugerahkan kepada Yakub dan realitas karakter Yakub yang penuh dengantipu daya dan kecurangan memberikan suatu makna baru bahwa Allah tidak memandang buluterhadap siapa Ia menganugerahkan berkatNya. Keberdosaan manusia tidak menghalangi berkatAllah. Allah justru menggunakan situasi kedosaan manusia untuk menunjukkan supremasikekuasaanNya lewat berkatNya yang lebih besar dari dosa. Memang manusia dituntut untukbergumul demi berkat yang dianugerahkanAllah kepadanya, namun berkat yang dianugerahkanAllah adalah hak prerogatifNya yang sama sekali tidak didasarkan atas suatu kualitas atau jasamanusia yang memperolehnya

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion
B Philosophy. Psychology. Religion > BR Christianity
Divisions: Fakultas Filsafat > Program Studi Ilmu Filsafat
Depositing User: Andreas M. Pati
Date Deposited: 17 Dec 2019 04:03
Last Modified: 17 Dec 2019 04:03
URI: http://repository.unwira.ac.id/id/eprint/1050

Actions (login required)

View Item View Item