AKTIVITAS ANTIRADIKAL BEBAS DAN SITOTOKSIK EKSTRAK KULIT BATANG Caesalpinia sappan Linn ASAL BAUCAU, TIMOR-LESTE

Da Silva, Imaculata (2012) AKTIVITAS ANTIRADIKAL BEBAS DAN SITOTOKSIK EKSTRAK KULIT BATANG Caesalpinia sappan Linn ASAL BAUCAU, TIMOR-LESTE. Diploma thesis, Widya Mandira Catholic Univercity.

[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (632kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (175kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (477kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (291kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (227kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (1MB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian aktivitas antiradikal bebas dan sitotoksik dari ekstrak kulit batang Caesalpinia sappan Linn asal Baucau, Timor-Leste. Pengujian aktivitas antiradikal bebas dilakukan dengan metode DPPH, sedangkan uji sitotoksisitas dengan metode Brine Shrimp lethality Test (BST) dan tujuannya untuk mengetahui aktivitas antioksidan dan efek sitotoksik terhadap kulit batang C. sappan L. Sampel kulit batang C. sappan L., dimaserasi selama 7 hari (1x24 jam) dengan n-heksan. Hasil maserasi diperoleh 5,6309 g ekstrak. Maserasi dengan etil asetat diperoleh 6,3925 g ekstrak, dan dengan etanol diperoleh 8,9866 g ekstrak. Ketiga jenis ekstrak ini kemudian dilakukan pengujian aktivitas antiradikal bebas terhadap DPPH dan pengujian sitotoksisitas dilakukan terhadap larva udang. Pengujian aktivitas antiradikal bebas terhadap DPPH dari ketiga ekstrak menunjukkan bahwa ekstrak etanol memiliki aktivitas antiradikal tertinggi dengan EC50 berturut-turut 37,857; 31,645; 27,987 dan 27,954 ppm, sedangkan terendah pada fraksi n-heksan. Potensi antiradikal ini terutama berhubungan dengan kandungan senyawa-senyawa di dalam ekstrak tersebut. Pada uji sitotoksisitas, diperoleh bahwa ekstrak etil asetat memberikan efek toksik yang lebih besar terhadap A. salina dengan nilai LC50 213,779 ppm (127,899-279,920 ppm). Namun demikian secara umum ketiga jenis ekstrak memberikan aktivitas sitotoksik yang semakin tinggi dengan naiknya konsentrasi ekstrak. Hasil uji fitokimia ekstrak n-heksan, etil asetat dan etanol kulit batang C. sappan L., diperoleh bahwa kulit batang C. sappan L., mengandung senyawa flavonoid, fenol, tanin, steroid dan alkaloid.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: C. sappan L., Radikal bebas DPPH, Sitotoksik
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Q Science > QD Chemistry
Q Science > QK Botany
Divisions: ?? chemistry ??
Depositing User: S.Ptk Damianus Dami
Date Deposited: 15 Aug 2017 02:46
Last Modified: 15 Aug 2017 02:46
URI: http://repository.unwira.ac.id/id/eprint/1094

Actions (login required)

View Item View Item