Analisis Penatausahaan Keuangan Desa (Studi Pada Desa Dikesare Kecamatan Lebatukan Kabupaten Lembata Tahun Anggaran 2016)

MAKING, Agustina Yuliana Isabela Benga (2018) Analisis Penatausahaan Keuangan Desa (Studi Pada Desa Dikesare Kecamatan Lebatukan Kabupaten Lembata Tahun Anggaran 2016). Other thesis, Unika Widya Mandira.

[img] Text
ABSRAK.pdf

Download (649kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (223kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (282kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (13kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (345kB)
[img] Text
BAB VI.pdf

Download (97kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (461kB)
[img] Text
BAB VI.pdf

Download (97kB)

Abstract

Penatausahaan adalah pencatatan seluruh transaksi keuangan, baik penerimaan maupun pengeluaran uang dalam satu tahun anggaran. Kegiatan ini merupakan tugas dan tanggungjawab bendahara yang dilakukannya sepanjang tahun anggaran. Pemerintah Desa Dikesare Kecamatan Lebatukan Kabupaten Lembata memiliki kewenangan, tugas dan tanggungjawab yang sangat penting dalam penatausahaan keuangan desa. Masalah dalam penelitian ini adalah: “Apakah Penatausahaan Keuangan Desa tahun Anggaran 2016, Desa Dikesare Kecamatan Lebatukan Kabupaten Lembata sudah sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 113 Tahun 2014?. Tujuan yang ingin dicapai adalah untuk mengetahui penatausahaan keuangan desa (APBDes) pada Desa Dikesare Kecamatan Lebatukan Kabupaten Lembata dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 113 Tahun 2014.Jenis data dalam penelitian ini terbagi atas data menurut sumber dan menurut sifat.Data menurut sumber terbagi atas data primer dan data sekunder, sedangkan data menurut sifat terbagi atas data kualitatif dan data kuantitatif. Data diolah dan dievaluasi dengan menggunakan teknik kualitatif dan kuantitatif yaitu mengevaluasi prosedur penatausahaan keuangan desa dengan cara: mengumpulkan dokumen-dokumen yang digunakan dalam setiap tahapan penatausahaan keuangan desa di Desa Dikesare dan mengevaluasikan dokumen- dokumen tersebut berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 113 Tahun 2014. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Penatausahaan Keuangan Desa belum sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 113 Tahun 2014, karena dalam pencatatan setiap penerimaan dan pengeluaran kas belum menggunakan buku kas pembantu kegiatan yang seharusnya dikerjakan oleh ketua tim pelaksana kegiatan, tetapi penerimaan dan pengeluaran langsung dicatat di buku kas umum dan belum ada pula dokumen-dokumen lain seperti buku kas pembantu pajak, buku bank desa. Saran yang dianjurkan ialah Pemerintah Desa Dikesare perlu melengkapi dokumen-dokumen pencatatan khususnya buku kas pembantu kegiatan, surat permintaan pembayaran, buku kas pembantu pajak, dan buku bank desa serta laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBDesa dan memperbaiki pencatatan buku kas umum dan laporan realisasi penggunaan dana desa sesuai dokumen- dokumen arahan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 113 Tahun 2014.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Penatausahaan Keuangan Desa, Buku Kas Umum, Buku Pembantu Pajak dan Buku Bank Desa
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
H Social Sciences > HJ Public Finance
Divisions: Fakultas Ekonomika dan Bisnis > Program Studi Akuntansi
Depositing User: Andreas M. Pati
Date Deposited: 20 Dec 2019 02:21
Last Modified: 20 Dec 2019 02:21
URI: http://repository.unwira.ac.id/id/eprint/1099

Actions (login required)

View Item View Item