Metode Pemanenan Air Hujan Untuk Memenuhi Kebutuhan Rumah Tangga (Lokasi : Desa Lewohedo, Kecamatan Solor Timur, Kabupaten Flores Timur)

KEBAN, Philipus Sili (2018) Metode Pemanenan Air Hujan Untuk Memenuhi Kebutuhan Rumah Tangga (Lokasi : Desa Lewohedo, Kecamatan Solor Timur, Kabupaten Flores Timur). Diploma thesis, Unika Widya Mandira.

[img] Text
FIle Abstrak.pdf

Download (196kB)
[img] Text
File BAB I.pdf

Download (34kB)
[img] Text
File BAB II.pdf

Download (580kB)
[img] Text
File BAB III.pdf

Download (60kB)
[img] Text
File BAB IV.pdf

Download (872kB)
[img] Text
File BAB V.pdf

Download (34kB)

Abstract

Kekeringan yang melanda wilayah Nusa Tenggara menurut pemberitaan media ANTARANews.com dan Kompas.com (2017), menyebabkan sumber-sumber mata air mulai mengering. Pemanenan air hujan (PAH) dengan memanfaatkan atap bangunan merupakan alternatif dalam memperoleh sumber air baru untuk mengatasi masalah kekurangan air. Penerapan sistem pemanenan air hujan pada rumah warga ini dianggap cocok dikarenakan penerapannya pada bangunan hunian. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Lewohedo, Kecamatan Solor Timur, Kabupaten Flores Timur. Tujuan penelitian untuk mengetahui seberapa besar potensi air yang dipanen dari atap bangunan dan apakah air yang dipanen dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga. Penelitian dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu (i) pengumpulan data curah hujan 10 tahun terakhir, luasan atap rumah, jumlah anggota keluarga, standar kebutuhan air liter/orang/hari dalam satu rumah, (ii) analisis data meliputi potensi air hujan yang dipanen dari atap rumah selama setahun, kapasitas tampungan dan kebutuhan air keluarga selama setahun. Hasil penelitian menunjukan bahwa potensi air yang dipanen dari atap bangunan dan keterpenuhan air keluarga selama setahun dari masing-masing rumah berturut-turut adalah sebagai berikut : luas atap 66,59 m2, dengan anggota keluarga 3 orang, debit air yang dipanen 58,310 m3, total kebutuhan air setahun 64,80 m3, perbandingan keduanya menunjukkan air yang dipanen tidak dapat memenuhi sebesar 6,490 m3. Luas atap 62,28 m2, dengan anggota keluarga 4 orang, debit air yang dipanen 54,537 m3, total kebutuhan air setahun 86,40 m3, perbandingan keduanya menunjukkan air yang dipanen tidak dapat memenuhi sebesar 31,863 m3. Luas atap 67,19 m2, dengan anggota keluarga 4 orang, debit air yang dipanen 58,837 m3, total kebutuhan air setahun 86,40 m3, perbandingan keduanya menunjukkan air yang dipanen tidak dapat memenuhi sebesar 27,563 m3. Luas atap 87,40 m2, dengan anggota keluarga 4 orang, debit air yang dipanen 76,531 m3, total kebutuhan air setahun 86,40 m3, perbandingan keduanya menunjukkan air yang dipanen tidak dapat memenuhi sebesar 9,869 m3. Luas atap 73,80 m2, dengan anggota keluarga 5 orang, debit air yang dipanen 64,624 m3, total kebutuhan air setahun 108,00 m3, perbandingan keduanya menunjukkan air yang dipanen tidak dapat memenuhi sebesar 43,376 m3. Luas atap 106,02 m2, dengan anggota keluarga 5 orang, debit air yang dipanen 92,842 m3, total kebutuhan air setahun 108,00 m3, perbandingan keduanya menunjukkan air yang dipanen tidak dapat memenuhi sebesar 15,158 m3. Luas atap 113,29 m2, dengan anggota keluarga 6 orang, debit air yang dipanen 99,207 m3, total kebutuhan air setahun 129,60 m3, perbandingan keduanya menunjukkan air yang dipanen tidak dapat memenuhi sebesar 30,393 m3.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Kekeringan, Pemanenan Air Hujan, Kebutuhan Air Keluaraga
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor
J Political Science > JS Local government Municipal government
T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Depositing User: Andreas M. Pati
Date Deposited: 08 Jan 2020 02:24
Last Modified: 08 Jan 2020 02:24
URI: http://repository.unwira.ac.id/id/eprint/1187

Actions (login required)

View Item View Item