Analisis Perencanaan Laba Produk Tahu Pada CV. Sumber Hidup Desa Mata Air Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang

KOBAN, Modesta W. (2017) Analisis Perencanaan Laba Produk Tahu Pada CV. Sumber Hidup Desa Mata Air Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang. Diploma thesis, Unika Widya Mandira.

[img] Text
Abstrak.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (299kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (570kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (347kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (473kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (99kB)

Abstract

Masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah berapa besar tingkat penjualan minimal untuk mencapai titik impas. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perencanaan laba dan mengetahui pengendalian biaya besar penjualan minimal untuk mencapai impas. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan setelah data dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan analisis Break Even Point (BEP) untuk mengetahui volume produksi dan penjualan pada titik impas, sebagai landasan dalam membuat perencanaan laba dan informasi bagi kelayakan demi kelanjutan usaha tersebut. Selain itu, Margin Of Safety (MOS) yang mempunyai kegunaan sebagai gambaran kepada manajemen berapakah penurunan penjualan dapat ditaksir sehingga usaha yang dijalankan tidak menderita rugi. Setelah diketahui ternyata bahwa CV. Sumber Hidup Desa Mata Air tidak membuat perencanaan laba yang tepat selama ini, disebabkan karena kelemahan manajemen perusahaan dalam menganalisis biaya-biaya, terutama biaya variabel dan biaya tetap, sehingga perusahaan tidak dapat menghasilkan informasi tentang volume produksi atau penjualan pada titik impas. Hal ini, dikarenakan perusahaan hanya berusaha memproduksi produk tahu tanpa membuat perecanaan laba terlebih dahulu. Berdasarkan hasil analisis data maka diperoleh nilai penjualan dari periode 2012-2015 selalu berada diatas nilai Break Even Point. Dengan nilai penjualan tahun 2012 sebesar Rp. 470.400.000, sedangkan nilai Break Even Point sebesar Rp. 140.113.855 dengan Margin Of Safety sebesar 70,21 %. Nilai penjualan tahun 2013, sebesar Rp 403.200.000, sedangkan nilai Break Even Point sebesar Rp. 138.443.456 dengan Margin Of Safety sebesar 65,66 %. Nilai penjualan tahun 2014 sebesar Rp 591.360.000, sedangkan nilai Break Even Point sebesar Rp. 218.429.107 dengan Margin Of Safety sebasar 71,89 %. Nilai penjulan tahun 2015 sebesar Rp 497.280.000, sedangkan nilai Break Even Point sebesar Rp. 212.798.051 dengan Margin Of Safety sebesar 57,20%. Berdasarkan hasil data diatas, penulis menyarankan perusahaan sebaiknya melakukan analisis titik impas yang dapat memberikan informasi biaya produk yang akurat, sehingga dapat membantu pihak manajemen dalam menentukan besarnya penjualan untuk mencapai laba yang diinginkan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Perencanaan Laba, Break Even Point,Margin Of Safet
Subjects: H Social Sciences > HC Economic History and Conditions
H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor
H Social Sciences > HJ Public Finance
Divisions: Fakultas Ekonomika dan Bisnis > Program Studi Manajemen
Depositing User: Andreas M. Pati
Date Deposited: 22 Jan 2020 02:57
Last Modified: 22 Jan 2020 02:57
URI: http://repository.unwira.ac.id/id/eprint/1349

Actions (login required)

View Item View Item