Strategi Pemberdayaan Masyarakat Nelayan Dalam Pengelolaan Sumber Daya Laut Di Desa Kenebibi Kecamatan Kakuluk Esak Kabupaten Belu

TETI, PAULUS JENILIUS (2017) Strategi Pemberdayaan Masyarakat Nelayan Dalam Pengelolaan Sumber Daya Laut Di Desa Kenebibi Kecamatan Kakuluk Esak Kabupaten Belu. Diploma thesis, Unika Widya Mandira.

[img] Text
file 1.pdf

Download (755kB)
[img] Text
file II.pdf

Download (182kB)
[img] Text
file III.pdf

Download (248kB)
[img] Text
file IV.pdf

Download (31kB)
[img] Text
file V.pdf

Download (295kB)
[img] Text
file VI.pdf

Download (462kB)
[img] Text
file VII.pdf

Download (105kB)

Abstract

Adapun masalah pokok dalam penelitian ini adalah Bagaimana Strategi Pemberdayaan Masyarakat Nelayan Dalam Pengelolaan Sumber Daya Laut Di Desa Kenebibi, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu. Konsep yang digunakan dalam penelitian ini adalah strategi pemberdayaan ekonomi masyarakat. Strategi pemberdayaan ekonomi masyarakat merupakan teknik atau cara untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat. Ada 5 kapasitas yang dikaji dalam penelitian ini yaitu (1) kapasitas individu (2) kapasitas kelembagaan (3) kapasitas jaringan kerja (4) kapasitas sarana dan prasarana (5) kapasitas keuangan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi. Teknik pengelolaan dan analisa data penulis menggunakan teknik analisa deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari Kapasitas IndividuMenunjukan Bimbingan, Pendidikan dan Pelatihan yang diberikan tersebut tidak melalui suatu perencanaan yang baik dan pelatihan yang diberikan hanya satu minggu saja. Hasilnya sebagian besar anggota Kelompok Usaha Nelayan belum memahami pelatihan yang diberikan. kapasitas kelembagaan menunjukan pembentukan kelompok usaha nelayan daun deras karena ada kemauan sendiri dari masyarakat nelayan tanpa adanya paksaan karena adanya kesadaran dan kemauan dari diri nelayan itu sendiri untuk maju dan berubah.kapasitas jaringan kerja Menunjukan forum dikusi ini hanya terjadi pada awal pembentukan kelompok. Sampai sekarang forum diskusinya tidak berjalan lagi dan kelompok nelayan hanya bekerjasama dengan Papa Lele untuk membeli hasil tangkapan nelayan. kapasitas sarana dan prasarana Menunujukan kualitas dari sarana yang diberikan berupa motor ketingting 5,5 tersebut menurut masyarakat kelompok nelayan kualitasnya belum bagus karena kurang laju dan lambat. kapasitas keuangan Menunjukan modal dari kelompok usaha nelayan daun deras berasal dari anggota kelompok sendiri. Modal dari kelompok nelayan berupa iuran bulanan yang di masukan anggota kelompok sebesar lima puluh ribu dan dua puluh ribu tergantung dari hasil tangkapan nelayan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah strategi pemberdayaan masyarakat nelayan dalam pengelolaan sumber daya laut di Desa Kenebibi Kecamatan Kakuluk Mesak Kabupaten Belu belum berjalan dengan baik sehingga tujuan akhir dari strategi pemberdayaan ekonomi masyarakat tersebut belum tercapai. Saran dari penelitian ini adalah, (1) Pemerintah Desa Kenebibi perlu melakukan perencanaan yang baik dalam membuat pelatihan. (2) setelah pelatihan harus ada kontrol dari Pemerintah Desa Kenebibi. (3) hasil tangkapan harus dikelola oleh Pemerintah Desa Kenebibi lewat koperasi Desa agar harga dari hasil tangkapan nelayan tersebut bisa terkontrol. (4) Pemerintah Desa Kenebibi harus memperhatikan kualitas dari bantuan yang diberikan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GE Environmental Sciences
J Political Science > JS Local government Municipal government
Q Science > QK Botany
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Pemerintahan
Depositing User: Andreas M. Pati
Date Deposited: 01 Feb 2020 01:41
Last Modified: 01 Feb 2020 01:41
URI: http://repository.unwira.ac.id/id/eprint/1425

Actions (login required)

View Item View Item