Kecemasan Akan Kematian dalam Pandemi Covid-19 Perspektif Martin Heidegger

MOENSAKU, Gunsales (2023) Kecemasan Akan Kematian dalam Pandemi Covid-19 Perspektif Martin Heidegger. Undergraduate thesis, Universitas Katolik Widya Mandira Kupang.

[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (769kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (737kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (768kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (748kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (574kB)

Abstract

Bencana merupakan salah satu hal yang menakutkan bagi manusia. Seperti halnya pandemic Covid-19 yang terjadi tiga tahun lalu dan masih berefek hingga sekarang, merupakan bencana yang di dalamnya mengandung banyak konspirasi dan perten- tangan dalam hidup manusia. corona virus adalah salah satu momok yang sangat menakutkan bagi manusia karena, manusia diperhadapkan pada kecemasan dan ke- matian yang datang tanpa diketahui. Manusia sering bertanya dalam hati, bila sudah mati berarti akhir dari kehidupan dan sudah tidak ada kehidupan yang lainnya. Manusia harus menyadari akan kematian itu dengan merenumgkan kematian itu sendiri. Menurut Martin Heidegger, hidup manusia merupakan suatu kehadiran yang tertuju kepada kematian. Heidegger menjelaskan manusia sebagai Dasein. Manusia adalah “Ada” yang berada “di situ”, manusia tidak begitu saja tetapi secara erat ber- pautan dengan Adanya sendiri. Manusia hidup di dunia merupakan suatu keberadaan yang yang jelas bahwa meraka adalah makhluk ciptaan. Dalam menjawab problem eksistensi manusia sebagai “dasein” yakni, berada-di-sana dalam kehidupan manusia pasca Covid-19, tidak semata sebagai rujukan atau doktrin kepada pembaca, melainkan mengajak pembaca untuk merenungkan persoalan di atas lewat kewaspadaan terhadap keseharian. Hal ini dilakukan karena manusia adalah “ada” yang memiliki hak istimewa untuk bertanya tentang “Ada sebagaimana adan- ya” (Being as such) karena hanya manusia yang dapat memahami dirinya sendiri se- bagai yang berhubungan dengan “Being as such”

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > B Philosophy (General)
B Philosophy. Psychology. Religion > BC Logic
Divisions: Fakultas Filsafat > Program Studi Ilmu Filsafat
Depositing User: S.Fil Gunsales Moensaku
Date Deposited: 17 Oct 2023 23:37
Last Modified: 17 Oct 2023 23:37
URI: http://repository.unwira.ac.id/id/eprint/14629

Actions (login required)

View Item View Item