Pengaruh Tradisi Portugis Terhadap Gereja Katolik Di Timor-Leste

ARNALDO, Joao Paulo Segundo Anito (2023) Pengaruh Tradisi Portugis Terhadap Gereja Katolik Di Timor-Leste. Undergraduate thesis, Universitas Katolik Widya Madira Kupang.

[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (399kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (513kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (766kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (566kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (881kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (510kB)

Abstract

Sejarah merupakan kejadian atau peristiwa di masa lampau untuk dijadikan pedoman pada masa sekarang dan masa yang akan datang. Sejarah adalah cerita pengalaman komunitas suatu bangsa di masa lampau yang akan membentuk kepribadian dan sekaligus menentukan identitas nasional bangsa tersebut. Sejarah pun merupakan jalan menuju pemahaman atas berbagai pengalaman hidup manusia yang memiliki makna sejarah. Dalam kaitannya dengan pemahaman akan sejarah, maka Gereja Katolik di Timor-Leste pun tak luput dari sejarah. Gereja Katolik di Timor-Leste menunjukkan bahwa Gereja tidak pernah lelah dan terus mengumandangkan nilai-nilai Injil. Pada zaman pengaruh Portugis, Gereja mengalami konflik demi konflik dengan pemerintah. Jika dilihat dari sejarah, terdapat beberapa tahap yang dilalui oleh masyarakat Katolik Timor-Leste. Pertama, tahap Kolonialisme Portugis yakni kehadiran, penjajahan dan Penyebaran Iman Katolik tahun 1512–1974. Kedua, tahap pergolakan, yaitu ketika Portugis memberikan kesempatan kepada masyarakat Timor-Leste untuk menentukan nasibnya sendiri. Ketiga, tahap perang saudara yang disusul oleh tahap integrasi dengan Indonesia. Dari tahap yang satu ke tahap yang lain diwarnai dengan corak pengalaman yang khusus. Pengalaman-pengalaman ini menimbulkan masalah-masalah tertentu hingga pada akhirnya melahirlakan sebuah negara yakni Republik Demokratik Timor-Leste dalam naungan Gereja Katolik Roma.Sejak dahulu Gereja memandang bahwa dunia berada dalam Gereja sebab hanyalah Gereja yang mempunyai Otoritas mutlak. Pandangan tersebut diperbaharui akibat minculnya Konsili Vatikan II bahwa sesungguhnya Gereja berada dalam dunia. Berkat Konsili Vatikan terjadilah perubahan besar-besaran terhadap Gereja. Oleh karena itu, sesuatu yang terjadi terhadap manusia di dunia merupakan bagian dari Gereja sebab Gereja Katolik merupakan Gereja historis dan merupakan arus utama dalam hal Iman dan Moral.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Pengaruh Tradisi, Tradisi Portugis, Portugis, Gereja Katolik, Katolik, Iman, Timor-Leste, Sejarah Portugis
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > B Philosophy (General)
B Philosophy. Psychology. Religion > BS The Bible
B Philosophy. Psychology. Religion > BV Practical Theology
Divisions: Fakultas Filsafat > Program Studi Ilmu Filsafat
Depositing User: S.Fil João Paulo Segundo Anito Arnaldo
Date Deposited: 06 Feb 2024 04:14
Last Modified: 06 Feb 2024 04:14
URI: http://repository.unwira.ac.id/id/eprint/14839

Actions (login required)

View Item View Item