Pengembangan Desa Wisata Dan Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Kearifan Lokal Oleh Dinas Pariwisata Di Kampung Tradisional Takpala Kabupaten Alor Nusa Tenggara Timur

GERIMU, Florinda Emiyati (2019) Pengembangan Desa Wisata Dan Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Kearifan Lokal Oleh Dinas Pariwisata Di Kampung Tradisional Takpala Kabupaten Alor Nusa Tenggara Timur. Diploma thesis, Universitas Katolik Widya Mandira.

[img] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (325kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (592kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (216kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (610kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB VI.pdf

Download (291kB)

Abstract

Dengan masalah pokok dalam penelitian ini adalah Bagaimana Peran Dinas Pariwisata Dalam Pengembangan Desa Wisata Dan Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Kearofan Lokal Di Kampung Tradisioanal Takpala Desa Lembur Barat, Kecamatan Alor Tengah Utara Kabupaten Alor.Teori yag digunakan dalam penelitian ini adalah teori Pengembangan Desa Wisata Dan Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Kearifan Lokal, yang mengacuh pada memandirikan masyarakat, memampukan dan membangun kemampuan diri kearah yang lebih baik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Dengan memusatkan perhatian pada masalah-masalah yang diselidiki sebagaimana adanya. Guna memperoleh data yang akurat, maka aspek utama yang akan dioperasionalkan adalah lingkungan dan masyarakat. Teknik pengumpulan data yang digunakan untuk data primer adalah melalui survey maupun observasi sedangkan untuk data sekunder adalah studi dokumentasi. Setelah semua data dikumpulkan maka selanjutnya data tersebut dianalisa dengan mengunakan metode deskriptif.Berdasarkan hasil penelitian di kampung tradisional Takpala bahwa pertama, pengembangan desa wisata dinalisis dari ketersediaan akomodasi yang dapat dikembangkan dan dilestarikan. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) belum adarumah penginapan dan masih mengunakan rumah tinggal sebagai penginapan. Pemerintah Kabupaten Alor telahberupaya untuk membangun rumah penginapan bagi para pengunjung. (2) masyarakat selalu melakukan atraksi seperti menari tarian tradisioanl Lego-Lego dan tarian Cakalele untuk menyambut tamu penting daerah. Kedua, pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan kemampuan melalui kelompok-kelompok masyarakat. Dibidang ekonomi, sosial maupun budaya setempat. Menujukan bahwa (1) adanya pemberdayaan masyarakat dibidang ekonomi, sosial dan budayapemerintah membentuk kelompok-kelompokpemberdayaan masyarakat. Ini membuktikan bahwa masyarakat Takpala dapat menciptakan kemandirian dan keterampilan diri sendiri. Ketiga, kearifan lokal di suatu desa dapat bertahan jika adanya pelestarian unsur-unsur kearifan lokal itu sendiri. menunjukan bahwa (1) masyarakat masih melestarikanunsur-unsur kearifan lokal yang ada agar tidak hilang dan berubah oleh pengaruh zaman. (2) pemerintah kabupaten Alor dalam hal ini dinas pariwisata masih tetapmelestarikan dan mengembangkan kearifan lokal yang ada di kampung Takpala.Berdasarkan kesimpulan maka disarankan agar, (1) pemerintah Kabupaten Alor untuk dapat menyediahkan sarana prasarana seperti rumah penginapan bagi para tamu yang hendak menginap. (2) Disarakan kepada masyarakat kampung Takpala agar dapat tetap mempertahankan kearifan lokal yang ada sebagai daya tarik wisata

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Pengembangan Desa Wisata Dan Pemeberdayaan Masyarakat Berbasis Kearifan Lokal
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GV Recreation Leisure
H Social Sciences > HM Sociology
J Political Science > JS Local government Municipal government
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Pemerintahan
Depositing User: S.Kom Sela Mikado
Date Deposited: 04 Feb 2020 01:03
Last Modified: 04 Feb 2020 01:03
URI: http://repository.unwira.ac.id/id/eprint/1568

Actions (login required)

View Item View Item