Persepsi Masyarakat Amarasi Barat Mengenai Tradisi Kosu (Studi Komunikasi Budaya pada Masyarakat Kelurahan Teunbaun, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang)

DACUNHA, Yordanus Amandus (2018) Persepsi Masyarakat Amarasi Barat Mengenai Tradisi Kosu (Studi Komunikasi Budaya pada Masyarakat Kelurahan Teunbaun, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang). Diploma thesis, Unika Widya Mandira.

[img] Text
COVER & ABSTRAK YORDANUS DA CUNHA.pdf

Download (880kB)
[img] Text
BAB I- SKRIPSI YORDANUS DA CUNHA.pdf

Download (316kB)
[img] Text
BAB II- SKRIPSI YORDANUS DA CUNHA.pdf

Download (123kB)
[img] Text
BAB III- SKRIPSI YORDANUS DA CUNHA.pdf

Download (26kB)
[img] Text
BAB IV- SKRIPSI YORDANUS DA CUNHA.pdf

Download (651kB)
[img] Text
BAB V- SKRIPSI YORDANUS DA CUNHA.pdf

Download (174kB)
[img] Text
BAB VI- SKRIPSI YORDANUS DA CUNHA.pdf

Download (70kB)

Abstract

Skripsi ini berjudul: „‟Persepsi Masyarakat Amarasi Barat Mengenai Tradisi Kosu (Studi Komunikasi Budaya Pada Masyarakat Kelurahan Teunbaun, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang). Masyarakat Kelurahan Teunbaun memiliki suatu tradisi dalam adat istidat perkawinan yang masih dijaga dan dipertahankan hingga saat ini, Nama tradisi itu adalah tradisi Kosu. Tradisi Kosu diartikan oleh Masyarakat Kelurahan Teunbaun sebagai sebuah simbol pemberian keluarga kepada kedua mempelai pengantin. yang dipersepsikan oleh Masyarakat Kelurahan Teunbaun sebagai simbol dukungan moril dan persatuan kedua keluarga besar mempelai pengantin. Oleh karena itu penulis ingin mengetahui tentang bagaimana persepsi masyarakat Kelurahan Teunbaun dengan rumusan masalah bagaimana persepsi masyarakat Kelurahan Teunbaun mengenai tradisi Kosu? Landasan konseptual yang digunakan dalam penelitian ini adalah konsep komunikasi, Konsep Kebudayaan, Konsep tradisi,Konsep Persepsi, Faktor-faktor yang mempengaruhi Persepsi. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode studi kasus dan jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif. Satuan kajiannya adalah enam orang masyarakat Kelurahan Teunbaun dari berbagai latar belakang dan jabatan yang memiliki informasi mengenai tradisi Kosu. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, masyarakat Kelurahan Teunbaun mempersepsikan Kosu sebagai simbol dukungan moril keluarga dan persatuan kedua keluarga besar. Secara Umum Kosu diartikan sebagai sebuah penghormatan kepada kedua mempelai pengantin, dukungan yang diberikan dalam bentuk uang secara sukarela. Nilai moral yang dipahami sebagai bentuk dukungan keluarga kepada kedua mempelai pengantin,pemberian secara sukarela dan petuah kepada pengantin yang disampaikan dalam bentuk pantun. Musik dalam Kosu memiliki makna sendu. Bagi keluarga mempelai pengantin perempuan musik dalam Kosu memberikan pesan kehilangan bagi mereka. Penulis menyimpulkan bahwa Kosu merupakan salah satu adat istiadat perkawinan masyarakat Amarasi Barat yang sudah berlangsung lama. Dan telah menjadi tradisi dan kewajiban bagi semua keluarga Amarasi. Kosu merupakan simbol dukungan moril dan persatuan keluarga. Penulis menyarankan kepada masyarakat kelurahan Teunbaun harus menjaga dan mewariskan budaya Kosu kepada generasi penerus sebagai warisan budaya kebanggaan masyarakat Amarasi.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology
H Social Sciences > HT Communities. Classes. Races
J Political Science > JA Political science (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Komunikasi
Depositing User: Andreas M. Pati
Date Deposited: 08 Oct 2019 04:16
Last Modified: 08 Oct 2019 04:54
URI: http://repository.unwira.ac.id/id/eprint/174

Actions (login required)

View Item View Item