Keanekaragaman Dan Status Regenerasi Spesies Pohon Di Perbukitan Kurubhoko, Ngada, Nusa Tenggara Timur

RESTIN, Lediana Maria (2018) Keanekaragaman Dan Status Regenerasi Spesies Pohon Di Perbukitan Kurubhoko, Ngada, Nusa Tenggara Timur. Diploma thesis, Unika Widya Mandira.

[img] Text
FILE ABSTRAK.pdf

Download (261kB)
[img] Text
FILE BAB I.pdf

Download (81kB)
[img] Text
FILE BAB II.pdf

Download (86kB)
[img] Text
FILE BAB III.pdf

Download (305kB)
[img] Text
FILE BAB lV.pdf

Download (227kB)
[img] Text
FILE BAB V.pdf

Download (99kB)

Abstract

Keanekaragaman dan status regenerasi sangat penting untuk dilakukan dan untuk konservasi area-area alami, masalah ini sering menjadi fokus dalam penelitian ekologi. Hutan Kurubhoko tidak luput dari berbagai tekanan baik tekanan manusia dan tekanan hewan ternak seperti sapi dan kuda. Masyarakat di kawasan hutan ini memanfaatkan pohon untuk kayu bangunan, kayu bakar, pemanfaatan tubuhan sebagai obat tradisional, pengambilan semaian dan anakan pohon untuk ditanam kembali, serta pengambilan kulit kayu untuk dijual, dan juga pembakaran hutan secara liar telah meningkat luas lahan terbuka dan tidak adaptif bagi pertumbuhan dan perkembangan spesies pohon hutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman dan status regenerasi spesies pohon. Penelitian ini dilakukan pada 28 agustus sampai 08 september 2018 di desa Nginamanu Kecamatan Wolomeze Kabupaten Ngada. Dilakukan dengan menggunakan metode pencuplikan sistematis-stratifikasi dan subyektif stratifikasi. Jumlah plot pada bekas kebun 60 dan hutan alam 72, dan ukuran plot 20 x 10 meter dengan jarak antar plot 20 meter. Analisis yang digunakan berupa indeks keanekaragaman shannon, status regenerasi, uji t berpasangan dan uji regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada area bekas kebun terdapat 74 spesies pohon dengan jumlah individu 1970 dan pada area hutan alam terdapat 58 spesies pohon dengan jumlah individu 3902. Keanekaragaman pada dua lokasi penelitian ini tergolong sangat tinggi, dimana pada area bekas kebun adalah 3,880 dan hutan alam 4,135. Status regenerasi pada area bekas kebun dan hutan alam memiliki regenerasi baik dimana semaian lebih besar dari anakan dan pohon dewasa. Analisis uji t berpasangan menunjukkan bahwa variabel semaian, anakan, dan pohon dewasa terdapat perbedaan yang signifikan pada area bekas kebun dan hutan alam, sedangkan variabel keanekaragaman berbeda tidak signifikan. Hasil analisis uji regresi linear berganda bahwa pada area bekas kebun faktor abiotik memberikan pengaruh yang signifikan terhadap keanekaragaman dan status regenerasi spesies pohon. Sedangkan pada area hutan alam faktor abiotik memberikan pengaruh yang tidak signifikan terhadap keanekaragaman dan status regenerasi spesies pohon. Keanekaragaman spesies pohon yang paling tinggi yaitu pada area hutan alam kemudian pada area bekas kebun, dan status regenerasi pada area hutan alam tergolong paling baik kemudian pada area bekas kebun. Hal ini karena pada area hutan alam sudah berkembang sejak lama dari pada area bekas kebun yang masih dalam tahap perkembangan dan pemulihan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Keanekaragaman, Status Regenerasi, Spesies Pohon, Perbukitan Kurubhoko, Ngada, Nusa Tenggara Timur
Subjects: Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Q Science > QK Botany
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Program Studi Biologi
Depositing User: Osa Yumida
Date Deposited: 10 Mar 2020 01:11
Last Modified: 10 Mar 2020 01:11
URI: http://repository.unwira.ac.id/id/eprint/2087

Actions (login required)

View Item View Item