Analisis Efektivitas Sistem Pengendalian Internal dalam Meminimalisasi Piutang tak Tertagih pada Koperasi Serba Usaha Santu Petrus Ikatan Keluarga Kuafe’u

TABOY, Maria Priska Seo (2025) Analisis Efektivitas Sistem Pengendalian Internal dalam Meminimalisasi Piutang tak Tertagih pada Koperasi Serba Usaha Santu Petrus Ikatan Keluarga Kuafe’u. Undergraduate thesis, Universitas Katolik Widya Mandira Kupang.

[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (420kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (658kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (312kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (442kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (793kB)
[img] Text
BAB VI.pdf

Download (386kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA DAN KETERANGAN PLAGIAT.pdf

Download (623kB)

Abstract

Maria Priska Seo Taboy, NIM 33120090, dengan judul Skripsi “Analisis Sistem Pengendalian Internal Dalam Meminimalisasi Piutang Tak Tertagih Pada Koperasi Serba Usaha Santu Petrus Ikatan Keluarga Kuafe’u”. Dibawah bimbingan Ibu Maria Goreti Malut, SE.,MM selaku pembimbing I dan Bapak Alfonsus Rodriques Suninono, SE.,M.S.Ak sebagai pembimbing II. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kesesuaian penerapan sistem pengendalian internal berdasarkan komponen dan prinsip COSO, menilai efektivitas penerapannya pada Koperasi Serba Usaha Santu Petrus Ikatan Keluarga Kuafe’u, serta mengidentifikasi faktor-faktor penyebab terjadinya piutang tak tertagih. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengendalian internal pada Koperasi Serba Usaha Santu Petrus Ikatan Keluarga Kuafe’u belum berjalan efektif dalam meminimalisasi piutang tak tertagih. Berdasarkan analisis terhadap 17 prinsip COSO, hanya 6 prinsip (35,3%) yang diterapkan dengan baik, sehingga termasuk kategori tidak efektif. Komponen yang paling lemah adalah lingkungan pengendalian (0%), sedangkan pemantauan dan pengawasan tergolong efektif (100%). Rata-rata rasio piutang tak tertagih periode 2019–2023 mencapai 29,80%, dengan tren kenaikan setiap tahun hingga 39,68% pada 2023. Faktor utama penyebab meningkatnya piutang tak tertagih antara lain lemahnya analisis kelayakan pinjaman, pemberian kredit berdasarkan kedekatan personal, keterbatasan sumber daya manusia, serta kurangnya sistem pencatatan berbasis teknologi. Hasil ini menunjukkan perlunya perbaikan sistem pengendalian internal melalui penerapan prinsip 5C secara konsisten, pelatihan SDM, serta digitalisasi pencatatan piutang agar risiko piutang tak tertagih dapat ditekan.Berdasarkan temuan tersebut, disarankan agar koperasi memperkuat sistem pengendalian internal sesuai kerangka COSO, khususnya dengan pemisahan tugas yang jelas, penerapan analisis kelayakan kredit yang ketat, pemanfaatan aplikasi akuntansi, serta pengawasan yang lebih rutin dan terstruktur agar dapat meminimalkan piutang tak tertagih dan menjaga kesehatan keuangan koperasi.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Sistem Pengendalian Internal, Piutang Tak Tertagih
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
H Social Sciences > HG Finance
Divisions: Fakultas Ekonomika dan Bisnis > Program Studi Akuntansi
Depositing User: Maria Priska Seo Taboy
Date Deposited: 09 Feb 2026 02:45
Last Modified: 09 Feb 2026 02:45
URI: http://repository.unwira.ac.id/id/eprint/23301

Actions (login required)

View Item View Item