Kemitraan Antara Kepala Desa Dengan BPD Dalam Menyelenggrakan Pemerintahan Di Desa Tango Molas Kecamatan Pocoranaka Timur Kabupaten Manggarai Timur

SASMITA, Vinsensia P. (2018) Kemitraan Antara Kepala Desa Dengan BPD Dalam Menyelenggrakan Pemerintahan Di Desa Tango Molas Kecamatan Pocoranaka Timur Kabupaten Manggarai Timur. Diploma thesis, Unika Widya Mandira.

[img] Text
abstrak.pdf

Download (360kB)
[img] Text
bab 1.pdf

Download (191kB)
[img] Text
bab 2.pdf

Download (237kB)
[img] Text
bab 3.pdf

Download (190kB)
[img] Text
bab 4.pdf

Download (281kB)
[img] Text
bab 5.pdf

Download (308kB)
[img] Text
bab 6.pdf

Download (220kB)

Abstract

Rumusan masalah dalam penulisan skripsi ini adalah bagaimana Hubungan Kemitraan Antara Kepala Desa Dengan BPD Di Desa Tango Molas Kecamatan Poco Ranaka Timur Kabupaten Manggarai TimurDalam Menyelenggarakan Pemerintahan. Teori yang digunakan dalam memecahkan masalah ini adalah teori kemitraan,di antaranya hubungan dominatif, hubungan kolutif, hubungankonfliktual, hubungan kemitraan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Sumber data primer adalah para informan sedangkan data sekunder adalah dokumen – dokumen yang berkaitan dengan variabel penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Tahap analisa data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, tahap penarikan kesimpulan lalu dianalisis secara deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian di simpulkan bahwa: 1). Hubungan dominatif. Kepala Desa sangat dominasi berkuasa dalam menentukan kebijakan desa dan BPD lemah, fungsi pengawasan BPD terhadap kinerja kepala desa tidak di lakukan oleh BPD. Yang di sebabkan karena BPD pasif atau tidak paham terhadap fungsi dan perannya. 2). Hubungan kolutif.Kepala desa dengan BPD yang terlihat harmonis bersama – sama berkolusi, sehingga memungkinkan melakukan tindakan korupsi, dalam prekruitan pegawai baru kepala desa dengan BPD tidak berkolusi,tetapi yang melakukan rekruimen kepala desa sendiri tanpa melalui musyawarah.3). Hubungan konfliktual.Kepala desa dengan BPD sering terjadi ketidakcocokan dalam pengambilan keputusan desa. Hal ini disebabkan karena keberadaan BPD bukan berasal dari kelompok pendukung kepala desa. 4). Hubungan kemitraan. Tidak adanya kerja sama antara kepala desa dengan BPD untuk mencapai suatu tugas atau tujuan tertentu dapat dilihat dalam pembuatan RAPBDes, RKPDes tidak pernah melibatkan BPD,sehingga tidak ada ruang bagi BPD untuk menjalankan tugas dan fungsi selaku badan permusyawaratan desa. Berdasarkan kesimpulan di atas maka di sarankan agar1). Perlu adanya pelatihan maupun pembinaan kepada BPD tentang tugas dan fungsi dari BPD. 2). Pemerintah desa Tango Molas dalam hal ini kepala desa dengan BPD dalam melakukan prekruitan pegawai baru harus berdasarkan kemampuan yang dimiliki. 3). Perlu adanya mitra kerja yang baik antara kepala desa dengan BPD. 4).Pemerintah Desa Tango Molas dalam hal ini kepala desa perlu melibatkan BPD dalam rapat penetapan RKPDes dan wajib memberikan laporan penyelenggaraan pemerintahan secara tertulis kepada BPD.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: kemitraan, kepala desa, BPD, dan menyelenggarakan pemerintahan.
Subjects: J Political Science > JS Local government Municipal government
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Pemerintahan
Depositing User: Osa Yumida
Date Deposited: 04 May 2020 04:02
Last Modified: 04 May 2020 04:02
URI: http://repository.unwira.ac.id/id/eprint/2374

Actions (login required)

View Item View Item