Peran LBH APIK NTT Sebagai Pendamping Dalam Menangani Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) Di Kelurahan Batu Plat Kecamatan Alak Kota Kupang

GEOFANI, Silvianus (2018) Peran LBH APIK NTT Sebagai Pendamping Dalam Menangani Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) Di Kelurahan Batu Plat Kecamatan Alak Kota Kupang. Diploma thesis, Unika Widya Mandira.

[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (874kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (369kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (448kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (130kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (902kB)
[img] Text
BAB VI.pdf

Download (317kB)

Abstract

Peran LBH APIK NTT Sebagai Pendamping Dalam Menangani Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) Di Kelurahan Batu Plat Kecamatan Alak Kota Kupang. Masalah Pokok yang diteliti adalah bagaimanakah Peran LBH APIK NTT Sebagai Pendamping Dalam Menangani Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) Di Kelurahan Batu Plat Kecamatan Alak Kota Kupang?. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Non Government Organization (NGO), Teori Konsep Kekerasan Dalam Rumah Tangga dan Teori Peran LBH Sebagai Pendamping Dalam Menangani KDRT yang diukur melalui dua aspek yaitu: melakukan pendampingan berupa bimbingan, konseling dengan indicator yakni: Tenaga psikolog melakukan pengarahan kepada korban, Kegiatan konsultasi yang bersifat umum dan terbuka dari psikolog, Pendekatan mental/pemberian motivasi, semangat dan dorongan, Pendekatan persuasive terhadap korban, Menggali persoalan, Mencari solusi dan melakukan gerakan- gerakan anti kekerasan dengan indikator yakni: Kegiatan kampanye anti kekerasan melalui media massa (Koran dan majalah),audio visual (TV dan Radio) dan Kegiatan kampanye anti kekerasan melalui seminar terbuka, sosialisasi Undang-Undang Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif, sumber data yang diperoleh adalah data primer dan data sekunder, metode pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi, penelitian ini menggunakan 2 variabel yakni : melakukan pendampingan dan melakukan gerakan-gerakan anti kekerasan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) Melakukan Pendampingan, berupa bimbingan dan konseling. Kegiatan bimbingan yang telah dilakukan oleh LBH APIK adalah dimana ditemukan pada tempat penelitian paralegal dan LBH APIK sendiri memberikan pengarahan kepada korban KDRT, sedangkan psikolog hanya sebagai mitra kerja. Sedangkan kegiatan konseling yaitu, melakukan pendampingan seperti memberikan motivasi, melakukan pendekatan kepada korban dan mencari solusi untuk dapat memecakan masalah korban. (2) Melakukan Gerakan-Gerakan Anti Kekerasan, LBH APIK dalam melaksanakan kampanye sosial anti kekerasan menggunakan media massa dan audio visual untuk menghimbau kepada masyarakar agar menghindari tindak kekerasan dan Kampanye anti kekerasan melalui penyuluhan Undang-undang KDRT dan pelatihan pengutan kapasitas paralegal. Berdasarkan hasil penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa :(1) LBH APIK telah melakukan pendampingan berupa bimbingan, konseling yang ditangani oleh paralegal dan LBH APIK sendiri.(2) LBH APIK telah melakukan Kampanye- kampanye anti kekerasan dengan menggunakan berbagai media dan melakukan penyuluhan dan pelatihan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Peran LBH APIK, Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan Non Government Organization (NGO).
Subjects: H Social Sciences > HC Economic History and Conditions
H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
H Social Sciences > HX Socialism. Communism. Anarchism
J Political Science > JC Political theory
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Pemerintahan
Depositing User: Antonia M. Ngole
Date Deposited: 08 May 2020 02:56
Last Modified: 08 May 2020 02:56
URI: http://repository.unwira.ac.id/id/eprint/2389

Actions (login required)

View Item View Item