Alat Musik Etnik Feuk Hau Suku Meo Tabea Asa, Desa Naekasa, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu.

ASA, Ferdinandus Saferius (2018) Alat Musik Etnik Feuk Hau Suku Meo Tabea Asa, Desa Naekasa, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu. Diploma thesis, Universitas Katolik Widya Mandira.

[img] Text
Abstrak pdf.pdf

Download (391kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (277kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (321kB)
[img] Text
BAB III..pdf

Download (360kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (646kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (359kB)

Abstract

Alat musik etnik Feuk Hau merupakan salah satu alat musik etnik tradisional yang terdapat di Suku Meo Tabea Asa, desa Naekasa, kecamatan Tasifeto Barat, kabupaten Belu. Alat musik etnik Feuk Hau memiliki bentuk dan cirikhas bunyinya yang berbeda dengan alat musik etnik lainnya. Sebagaimana namanya, alat musik etnik Feuk Hau ini terbuat dari bahan dasar kayu merah, hanya ada satu jenis kayu yang dipakai untuk membuat Feuk Hau ini, yaitu kayu merah (Hau Matani) Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana segi organologi dari musik etnik Feuk Hau pada masyarakat suku Meo Tabea Asa,desa Naekasa,kecamatan Tasifeto Barat, kabupaten Belu dan bagaimana cara memainkan alat musik etnik Feuk Hau. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui segi organologi dari alat musik etnik Feuk Hau pada masyarakat suku Meo Tabea Asa, desa Naekasa, kecamatan Tasifeto Barat, kabupaten Belu dan untuk mengetahui cara memainkan alat musik Feuk Hau. Jenis Penelitian ini bersifat kualitatif dengan menggunakan metode tindakan lapangan. Data-data untuk keperluan penulisan ini diperoleh dari studi pustaka, studi lapangan, dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa segi organologi dari alat musik Feuk hau peninggalan Nenek moyang, dan Feuk Hau sekarang, adalah berupa sebatang kayu yang telah dibentuk dengan bagian dalamnya diberi rongga dari ujung satu ke ujung yang lainnya. Panjangnya 17 cm. dan berdiameter 4 cm. di ujung bagian kepala dan di bagian ekor 1mm. Cara memainkannya yakni, meniup di ujung bagian kepala Feuk Hau dengan posisi ke-dua bibir merapat sambil ditempelkan di salah satu sisi lobang Feuk hau sambil menghembus napas ke sisi ujung lobang tersebut. Jari tangan yang dipakai untuk memaikan alat musik Feuk Hau adalah jari tengah, jempol dan telunjuk. Tangan kanan jari tengah berperan membuka dan menutup lubang ekor Feuk Hau sedangkan tangan kiri jari telunjuk menutup dan membuka lubang depan badan Feuk Hau dan jari jempol tangan kiri membuka dan menutup lubang belakang Feuk Hau. Bila Feuk Hau ditiup dan Setiap jari yang menutup dan membuka lubang Feuk Hau akan menghasilkan efek bunyi yang berbeda- beda satu terhadap yang lainnya. Dalam Solmisasi, nada- nada yang terdapat pada Feuk Hau yakni, Do, Mi, La, Sa, Do oktaf dan Re oktaf. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan alat musik etnik Feuk Hau secara organologi Feuk Hau mempunyai bentuk, ukuran, dan bahan dasar yang digunakan berbeda dengan alat musik etnik lainnya. Alat musik ini dimainkan dengan cara ditiup.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Alat Musik Etnik, Feuk Hau, organologi, Suku Meo Tabea Asa,
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BJ Ethics
G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology
M Music and Books on Music > M Music
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Program Studi Pendidikan Musik
Depositing User: perpustakaan unwira
Date Deposited: 11 Oct 2019 01:31
Last Modified: 11 Oct 2019 01:31
URI: http://repository.unwira.ac.id/id/eprint/239

Actions (login required)

View Item View Item