Peran Masyarakat Dalam Tata Kelola Hutan Mangrove Di Kelurahan Oesapa Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang

REGIANG, Petronela Irma (2018) Peran Masyarakat Dalam Tata Kelola Hutan Mangrove Di Kelurahan Oesapa Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang. Diploma thesis, Unika Widya Mandira.

[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (857kB)
[img] Text
bab 1.pdf

Download (928kB)
[img] Text
bab 2.pdf

Download (270kB)
[img] Text
bab 3.pdf

Download (185kB)
[img] Text
bab 4.pdf

Download (670kB)
[img] Text
bab 5.pdf

Download (493kB)
[img] Text
bab 6.pdf

Download (233kB)

Abstract

Skripsi ini berjudul “ Peran Masyarakat Dalam Tata Kelola Hutan Mangrove Di Kelurahan Oesapa Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang”. Salah satu lokasi di Kota Kupang yang memiliki potensi SDA dan ekosistem wilayah pesisir yang cukup baik termasuk ekosistem hutan mangrove adalah mangrove di Kelurahan Oesapa Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang. Masalah pokok dalam penelitian ini adalah Bagaimana Peran Masyarakat dalam Tata Kelola Hutan Mangrove di Kelurahan Oesapa Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang. Tujuan penelitian ini adalah untuk Menggambarkan Peran Masyarakat dalam Tata Kelola Hutan Mangrove di Kelurahan Oesapa Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang. Berdasarkan latar belakang diatas maka teori yang digunakan untuk menganalisisnya adalah teori tentang tata kelola dengan fokus pada aspek perencanaan, pelaksanaan, pelestarian, dan aspek pengawasan. Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif. Sumber data primer adalah data yang diperoleh secara langsung dari responden, sedangkan data sekunder adalah data/informasi yang diperoleh guna menunjang data primer melalui teknik dokumentasi dengan mempelajari kebutuhan dari peneliti. Teknik penelitian yang digunakan adalah teknik wawancara, dokumentasi, dan observasi. Teknik analisis data dilakukan melalui metode deskriptif kualitatif yaitu suatu teknik dengan menggambarkan permasalahan dan fenomena yang terjadi mengenai peran masyrakat dalam tata kelola hutan mangrove. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1). Aspek Perencanaan, dalam tata kelola hutan mangrove sudah dibuat rencana pengelolaan hutan mangrove oleh masyarakat, RT RW dan pemerintah setempat melalui musrembang. Melalui diskusi bersama menyampaikan pikiran dan pendapat masing-masing. 2). Aspek Pelaksanaan, Dari hasil diskusi ini muncul kesadaran untuk memulihkan kembali hutan mangrove dengan melibatkan masyarakat setempat, RT RW, Pemerintah, dan adapula keterlibatan dari mahasiswa, serta organisasi. Dalam tahap ini mereka berpartisipasi dalam pembuatan bibit dan penanaman bibit mangrove. 3). Aspek Pemeliharaan, setelah dilakukan penanaman bibit mangrove, masyarakat, RT RW bertanggungjawab sepenuhnya dalam pemeliharaan hutan mangrove. Dimana mereka harus merawat, menjaga, melindungi hutan mangrove dari kerusakan, baik kerusakan yang disebabkan oleh aktivitas manusia seperti penebangan pohon, pembuangan sampah rumah tangga maupun kerusakan akibat ternak masyarakat yang berkeliaran disekitar area penanaman mangrove. 4). Aspek pengawasan, untuk meminimalisir tingkat kerusakan hutan mangrove, perlu adanya pengawasan yang baik dari pemerintah maupun dari masyarakat bersama RT RW. Melihat kerusakan hutan mangrove yang selama ini terjadi, maka muncul inisiatif dari masyarakat untuk membuat peraturan. Apabila ditemukan adanya orang yang mencuri atau menebang pohon mangrove akan diberikan sanksi adat berupa uang, binatang, beras, dan denda administratif. Peraturan ini dibuat dan disetujui masyarakat, melalui musyawarah bersama semua warga. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa peran masyarakat dalam tata kelola hutan mangrove menjadi kunci utama dalam keberhasilan pengelolaan hutan mangrove. Hutan mangrove yang dikelola dengan baik akan memberikan manfaat yang baik bagi kehidupan manusia. Oleh karena itu sangat diharapkan, partisipasi masyarakat, pemerintah, mahasiswa, ataupun lembaga lain dapat merawat dan mempertahankan kelestarian ekosistem hutan mangrove dari kerusakan. Selain itu, penegakan peraturan yang bertujuan untuk meminimalisir tingkat kerusakan hutan mangrove sangat diperlukan. serta pemberian sanksi adat bagi yang melanggar peraturan tersebut.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: peran masyarakat dan tata kelola hutan mangrove
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
S Agriculture > SD Forestry
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Pemerintahan
Depositing User: Osa Yumida
Date Deposited: 10 Jun 2020 00:58
Last Modified: 10 Jun 2020 00:58
URI: http://repository.unwira.ac.id/id/eprint/2408

Actions (login required)

View Item View Item