Adaptasi Antarbudaya Pada Ekspatriat Dengan Masyarakat Asli (Studi Kasus Penyesuaian Bahasa Di Labuan Bajo)

BURENI, Imelda Eklisiana (2018) Adaptasi Antarbudaya Pada Ekspatriat Dengan Masyarakat Asli (Studi Kasus Penyesuaian Bahasa Di Labuan Bajo). Diploma thesis, Unika Widya Mandira.

[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (496kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (377kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (415kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (369kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (562kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (376kB)
[img] Text
BAB VI.pdf

Download (360kB)

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana adaptasi antarbudaya pada ekspatriat dengan masyarakat asli di Labuan Bajo. Sedangkan tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui adaptasi antarbudaya pada ekspatriat dengan masyarakat asli. Jenis metode penelitian ini adalah kualitatif dengan metode yang digunakan adalah metode studi kasus. Peneliti memilih kasus adaptasi antarbudaya pada ekspatriat dengan masyarakat asli. Sementara data yang dikumpulkan dengan cara melakukan wawancara berdasarkan pertanyaan yang sudah disiapkan sebelumnya dan melakukan observasi. Dalam skripsi ini penulis menggunakan konsep Adaptasi antarbudaya, bahasa dan dialek. Dalam penelitian ini, teori yang digunakan adalah Teori Adaptasi Antarbudaya. Untuk mengetahui adaptasi antarbudaya dalam bentuk penyesuaian bahasa pada ekspatriat dengan masyarakat asli di Labuan Bajo, maka ditetapkan 5 orang informan, yaitu 5 orang ekspatriat yang tinggal dan menetap di Labuan Bajo. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, peneliti menemukan bahwa adaptasi antarbudaya dalam bentuk penyesuaian bahasa yakni penggunaan bahasa Indonesia dengan dialek inggris bagi para ekspatriat yang tinggal dan menetap di Labuan Bajo berjalan dengan baik. Penyesuaian bahasa ini terlihat dari bagaimana para ekspatriat berkomunikasi dengan masyarakat asli dan para ekspatriat beranggapan bahwa jika mereka menggunakan bahasa inggris berarti mereka hanya dapat berkomunikasi dengan sesama touris. Sementara dalam berkomunikasi para ekspatriat tetap menggunakan dialek inggris sebagai identitas mereka. Dari penelitian ini tentang adaptasi antarbudaya pada ekspatriat dengan masyarakat asli dalam penyesuaian bahasa di Labuan Bajo dalam hal adaptasi antarbudaya, bahasa dan dialek dapat disimpulkan bahawa adaptasi antarbudaya yang terjadi diantara ekspatriat dengan masyarat asli di Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Maggarai Barat berjalan dengan baik kemudian adanya penyesuaian bahasa yang dilakukan oleh ekspatriat dengan masyarakat asli dalam penggunaan bahasa Indonesia. Namun, tidak adanya penyesuaian dialek yang digunakan oleh ekspatriat dalam berkomunikasi dengan masyarakat asli. Saran dalam penelitian ini yakni ekspatriat harus tetap menjaga keharmonisan hubungan dengan masyarakat asli melalui komunikasi yang baik.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology
G Geography. Anthropology. Recreation > GT Manners and customs
H Social Sciences > HE Transportation and Communications
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Komunikasi
Depositing User: Osa Yumida
Date Deposited: 04 Jun 2020 04:11
Last Modified: 04 Jun 2020 04:11
URI: http://repository.unwira.ac.id/id/eprint/2423

Actions (login required)

View Item View Item