Faktor-Faktor Penggunaan Kaidah Bahasa Jurnalistik Oleh Wartawan Timor Express Dalam Penulisan Berita Kriminal Pada Rubrik Kupang Metro (Studi Kasus Penulisan Berita Kriminal Kasus Pembunuhan Meri Faot)

JENE, Kristitian (2018) Faktor-Faktor Penggunaan Kaidah Bahasa Jurnalistik Oleh Wartawan Timor Express Dalam Penulisan Berita Kriminal Pada Rubrik Kupang Metro (Studi Kasus Penulisan Berita Kriminal Kasus Pembunuhan Meri Faot). Diploma thesis, Unika Widya Mandira.

[img] Text
abstrak.pdf

Download (460kB)
[img] Text
FILE BAB 1.pdf

Download (352kB)
[img] Text
FILE BAB II.pdf

Download (390kB)
[img] Text
FILE BAB III.pdf

Download (130kB)
[img] Text
FILE BAB IV.pdf

Download (395kB)
[img] Text
FILE BAB V.pdf

Download (141kB)
[img] Text
FILE BAB VI.pdf

Download (105kB)

Abstract

Studi awal menunjukan bahwa terdapat kesalahan dalam penulisan berita terutama dalam penggunaan kata dan kalimat dalam berita kriminal kasus pembunuhan Meri Faot, sehingga menimbulkan menimbulkan multitafsir atau kata dan kalimat yang digunakan mengandung makna yang ambigu. Oleh sebab itu, pertanyaan penelitian dalam skripsi ini adalah faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi wartawan Timor Express menulis berita kriminal kasus pembunuhan Meri Faot tidak sesuai kaidah bahasa jurnalistik dan yang menjadi tujuan penelitian adalah untuk memperoleh pengetahuan tentang faktor-faktor yang melatarbelakangi wartawan Timor Express tidak menulis sesuai kaidah bahasa jurnalistik serta Pelakasanaan penelitian ini dapat berguna dalam memberikan kontribusi teoritis terhadap pengembangan keilmuan komunikasi (Jurnalistik) yang menekankan pada penggunaan bahasa jurnalistik yang baik dan benar. Konsep yang digunakan dalam penelitian adalah media massa surat kabar, rubrik, berita, bahasa jurnalitik serta menekankan pada tiga faktor yang mempengaruhi wartawan menulis yakni vitalitas, kecukupan bahasa dan verifikasi berita. Penulisan skripsi ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode penelitian studi kasus, sedangkan data diperoleh dari hasil wawancara dan studi dokumen. Dalam analisis data ditemukan beberapa faktor penyebab terjadinya kesalahan dalam penulisan yakni wartawan tidak memiliki pedoman bahasa jurnalistik, tidak adanya kamus kosakata yang membantu wartawandalam memilih kata (diksi), selain itu pembendaharaan yang belum cukup sehingga kata yang digunakan tidak sesuai dengan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KKBI ) dan Ejaan yang disempurnakan (EYD). Wartawan juga belum memiliki vitalitas yang tinggi, hal ini juga dilihat dari verifikasi yang belum valid yang disebabkan oleh keterbatasan ruang dan waktu serta kondisi pembaca yang membutuhkan berita tersebut harus segera diterbitkan. Bagian interpretasi data penulis mengaitkan antara konsep yang penulis gunakan yakni konsep bahasa jurnalistik dan tiga faktor yang penulis teliti yakni vitalitas, kecukupan bahasa dan verifikasi oleh Res Siregar dan JS Badudu. Dengan demikian, pelanggaran yang terjadi menunjukan bahwa wartawan belum menjunjung tinggi nilai-nilai kebenaran yang terdapat pada bahasa jurnalistik sebagai fungsi kontrol dalam pelaksanaan, wartawan juga belum memiliki vitalitas atau kinerja yang baik, belum memiliki kecukupan bahasa yang baik karena pembandaharaan kata yang masih minim, serta wartawan beku melaksanakan proses verifikasi dengan teliti. Berdasarkan masalah yang ada, disarankan agar Timor Express memiliki buku panduan jurnalistik, kamus kosakata, harus adanya pelatihan dan family gathering bagi wartawan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Surat Kabar, Berita Kriminal dan Bahasa Jurnalistik
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor
H Social Sciences > HE Transportation and Communications
H Social Sciences > HF Commerce
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Komunikasi
Depositing User: Osa Yumida
Date Deposited: 03 Jun 2020 05:05
Last Modified: 03 Jun 2020 05:05
URI: http://repository.unwira.ac.id/id/eprint/2425

Actions (login required)

View Item View Item