Makna Simbolik Komunikasi Dalam Ritual “Kando Nipi Daat” (Studi Kasus Pada Masyarakat Tanggo, Kelurahan Kota Ndora, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur)

SUSU, Wilhelmus (2018) Makna Simbolik Komunikasi Dalam Ritual “Kando Nipi Daat” (Studi Kasus Pada Masyarakat Tanggo, Kelurahan Kota Ndora, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur). Diploma thesis, Unika Widya Mandira.

[img] Text
Abstrak-compressed_compressed-min-min.pdf

Download (246kB)
[img] Text
BAB 1_compressed-min-min.pdf

Download (172kB)
[img] Text
BAB II_compressed-min-min-min.pdf

Download (176kB)
[img] Text
BAB III_compressed-min-min-min.pdf

Download (123kB)
[img] Text
BAB IV_compressed-min-min-min.pdf

Download (233kB)
[img] Text
BAB V_compressed-min-min-min.pdf

Download (180kB)
[img] Text
BAB VI_compressed-min-min-min.pdf

Download (132kB)

Abstract

Manusia memiliki kesadaran sehingga dapat mengenal kehidupan yang dialaminya. Tidak dapat disangkal bahwa manusia tidak pernah terlepas dari lingkungan yang telah memainkan peranan penting dalam sejarah kehidupannya. Lingkungan dimana manusia hidup tidak terlepas dari pola perilaku komunikasi yang membentuk manusia untuk menentukan, mengembangkan dan mewariskan budaya. Masyarakat Tanggo hingga saat ini masih terus melakukan berbagai ritual dalam kehidupan mereka. Salah satu ritual yang masih dipertahankan saat ini adalah ritus “Kando Nipi Da’at”. Ritus kando nipi da’at adalah ritus yang dilaksanakan untuk menghalau mimpi buruk. Suatu mimpi yang dianggap tidak baik oleh masyarakat Tanggo yakni membunu binatang, menggali tanah, gigi jatu dan kemeriahan pesta. Meskipun demikian, dalam kehidupan masyarakat Tanggo saat ini seringkali ritus kando nipi da’at dianggap sebagai suatu hal yang tidak seharusnya dilaksanakan, sebab mereka berpandangan bahwa masih ada banyak cara lain untuk bisa menggantikan ritus tersebut. Hal ini mencuat suatu pertanyaan, apa makna yang terkandung dalam ritual “ kando nipi daat” sehingga bisa digantikan oleh ritus yang lain? Berhadapan dengan situasi ini, penulis melihat bahwa ritus kando nipi da’at sesungguhnya bukan hanyalah sebuah ritus yang bersifat seremonial belaka melainkan mengandung berbagai makna simbolik berupa darah ayam, urat ayam, siri x pinang, moke, rokok dan nasi panas yang memiliki makna relegius dan sosial yang perlu dipertahankan. Dengan demikian, maka penulis menyarankan kepada masyarakat Tanggo agar lebih mencintai budaya, hingga warisan dari para leluhur betul membentuk identitas diri yang kuat, karena sesungguhnya ritual “ kando nipi daat” memiliki makna yang berguna bagi keberlangsungan hidup manusia. Berdasar pada uraian ini maka penulis berusaha untuk menggali dan menemukan kembali makna simbolik dalam ritual adat masyarakat Tanggo, di bawah judul: “Makna simbolik komunikasi dalam ritual kando nipi da’at pada masyarakat Tanggo, kelurahan kota Ndora, kecamatan Borong, kabupaten Manggarai Timur”.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology
G Geography. Anthropology. Recreation > GT Manners and customs
H Social Sciences > HF Commerce
J Political Science > JS Local government Municipal government
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Komunikasi
Depositing User: Tefa Frisca Yolanda
Date Deposited: 04 Jun 2020 01:54
Last Modified: 04 Jun 2020 01:54
URI: http://repository.unwira.ac.id/id/eprint/2434

Actions (login required)

View Item View Item