Analisis Pemanfaatan Dana Alokasi Khusus (DAK)Pada Kabupaten Ende Tahun Anggaran 2015-2018

KAMI, Viligius B.S (2019) Analisis Pemanfaatan Dana Alokasi Khusus (DAK)Pada Kabupaten Ende Tahun Anggaran 2015-2018. Diploma thesis, Unika Widya Mandira.

[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (811kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (403kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (485kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (198kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (278kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (256kB)
[img] Text
BAB VI.pdf

Download (206kB)

Abstract

Rumusan Masalah dalam penelitian ini adalah apa saja faktor-faktor yang menyebabkan belumtercapainya pemanfaatan Dana Alokasi Khusus di kabupaten Ende tahun anggaran 2015-2018? Tujuan penelitian iniadalah mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan belum tercapainya pemanfaatan Dana Alokasi Khusus tahun anggaran 2015-2018.Metode penelitian Jenis data yang digunakan menurut sumber data yaitu Data primerdan Data sekunder. Data primerdengan melakukan wawancara dengan Kepala Sub Bidang Anggaran tentangfaktor-faktor yang menyebabkanbelumtercapainya pemanfaatan Dana Alokasi Khususdi kabupaten Ende tahun anggaran 2015-2018sedangkan Data sekunder denganmengumpulkan data dari sumber laporan mengenai pemanfaatan Dana Alokasi Khusus, sejarah berdirinya instansi, visi-misi, struktur organisasi, dan uraian tugas pokok dan fungsi. Menurut sifat data yaitu data kualitatif dan data kuantitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan cara wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang menyebabkan belum tercapainya pemanfaatan Dana Alokasi Khusus di kabupaten Ende tahun anggaran 2015-2018 adalahPertama:Kurang tercapainya DAK seperti yang diharapkan bukan terletak pada kecilnya jumlah DAK, tetapi lebih pada kurang efisiensinya pengalokasian DAK serta kurang efektifnya tatakelola implementasi DAK. Oleh sebab itu, pihak pemerintah perlu meningkatkan efisiensi pengalokasian DAK dan efektif tatakelola implementasi DAK. Kedua: penyesuaian rencana kegiatan dengan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA). Ketiga:memahami alur penyusunan rencana kegiatan, membangun koordinasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) utamanya dalam info dengan daftar kontrak. Keempat:membangun koordinasi antara pengelola kegiatan sehingga telat dalm proses pengimputan data kontrak oleh Organisasi Perangakat Daerah (OPD), Kelima:ketetapan waktu dalam pemberian perunjuk (juknis) pengalokasian DAK dari pusat. Keenam:mengurangi atau menghindari masalah kebiasaan tentang penggunaan kriteria khusus dalam penentuan daerah tertentu sebagai penerima alokasi DAK. Ketujuh:persamaan pandangan antara pemerintah dan legislatif dalam melihat prioritas dan penentuan pagu alokasi DAK.Saran bagi pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Ende diharapkan mampu dengan baik mengelola dan memanfaatkan sepenuhnya Dana Alokasi Khusus untuk meningkatkan mutu dan pelayanan publik di daerah

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Dana Alokasi Khusus
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
H Social Sciences > HJ Public Finance
J Political Science > JS Local government Municipal government
Divisions: Fakultas Ekonomika dan Bisnis > Program Studi Akuntansi
Depositing User: S.Ptk Hendra Silvester
Date Deposited: 17 Jun 2020 05:34
Last Modified: 17 Jun 2020 05:34
URI: http://repository.unwira.ac.id/id/eprint/2668

Actions (login required)

View Item View Item