Efektifitas Penerapan Teknik Penguatan Positif Melalui Konseling Kelompok Demi Pengurangan Perilaku Membolos Siswa Kelas XI IPA 1 SMAK Sint Carolus Penfui Tahun Pelajaran 2019 / 2020

DEE, Ester (2019) Efektifitas Penerapan Teknik Penguatan Positif Melalui Konseling Kelompok Demi Pengurangan Perilaku Membolos Siswa Kelas XI IPA 1 SMAK Sint Carolus Penfui Tahun Pelajaran 2019 / 2020. Diploma thesis, Universitas Katolik Widya Mandira.

[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (709kB)
[img] Text
BAB 1.pdf

Download (109kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (178kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (221kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (717kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (251kB)

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah “Apakah penerapan teknik penguatan positif melalui layanan konseling kelompok efektif demi pengurangan perilaku membolos siswa di sekolah”? Tujuan penelitian adalah : untuk mengetahui efektifitas penerapan teknik penguatan positif melalui layanan konseling kelompok demi pengurangan perilaku membolos siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif dengan tipe penelitian pra eksperimen. Instrumen penelitian berupa panduan pelaksanaan teknik penguatan positif melalui layanan konseling kelompok dan pedoman observasi. Analisis data penelitian dilakukan secara individual dengan cara mentabulasikan hasil pengukuran setiap subjek penelitian pada tahap baseline 1 (A1) dan baseline 2 (A2) dan menggambarnya dalam grafik. Data yang dianalisis dalam penelitian ini meliputi kecenderungan /trend stabilitas perubahan level yang terjadi pada fase baseline 1 (A1) dan fase baseline 2 (A2). Hasil analisis data penelitian menunjukkan bahwa perubahan level kecenderungan/trend stabilitas yang cenderung tinggi pada fase baseline 1 (A1), dan cenderung rendah pada fase baseline 2 (A2), setelah dilakukan treatment menggunakan teknik penguatan positif melalui layanan konseling kelompok. Berdasarkan hasil analisis data penelitian yang telah dipaparkan di atas diketahui bahwa terjadi perbedaan skor perilaku membolos siswa kelas XI IPA1 SMAK Sint. Carolus Penfui, sebelum dan sesudah treatment/intervensi. Berdasarkan hasil analisis data di atas, maka Peneliti memberikan saran kepada: 1) Kepala Sekolah sebagai pimpinan tertinggi diharapkan dapat mengkoordinasi dengan seluruh personil sekolah khususnya dengan guru bimbingan dan konseling untuk dapat mengatasi siswa yang mengalami masalah membolos. 2) Guru Bimbingan dan Konseling diharapkan lebih intensif dalam memberikan layanan konseling kelompok dengan menggunakan teknik penguatan positif bagi para siswa yang sering membolos, sehingga siswa tersebut tidak membolos lagi di sekolah. 3) Guru Mata Pelajaran hendaknya bekerja sama dengan guru bimbingan dan konseling dalam melaksanakan layanan konseling kelompok dengan menggunakan teknik konseling salah satunya penguatan positif untuk mengurangi perilaku membolos siswa. 4) siswa diharapkan lebih aktif dalam mengikuti dan memanfaatkan layanan bimbingan dan konseling khususnya layanan konseling kelompok dengan teknik penguatan positif untuk mengurangi perilaku membolos.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
L Education > LB Theory and practice of education
L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Program Studi Bimbingan dan Konseling
Depositing User: S.Kom Sela Mikado
Date Deposited: 02 Jul 2020 05:33
Last Modified: 02 Jul 2020 05:33
URI: http://repository.unwira.ac.id/id/eprint/2719

Actions (login required)

View Item View Item