Analisa Pengaruh Variasi Pemadatan Terhadap Parameter Uji Marshall Pada Campuran Aspal Beton (AC-BC) Dengan Mengacu Pada Spesifikasi Umum Bina Marga 2010 Revisi 3

LOAK, Ronald (2018) Analisa Pengaruh Variasi Pemadatan Terhadap Parameter Uji Marshall Pada Campuran Aspal Beton (AC-BC) Dengan Mengacu Pada Spesifikasi Umum Bina Marga 2010 Revisi 3. Diploma thesis, Universitas Katolik Widya Mandira.

[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (551kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (116kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (589kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (108kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (455kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (128kB)

Abstract

Proses pelaksanaan konstruksi jalan raya terdiri dari beberapa tahapan salah satunya adalah proses pemadatan. Pemadatan memiliki pengaruh terhadap kepadatan(density) campuran yang bergantung pada nilai VIM (Void In Mixtures) dan VMA (Void in Mineral Aggregate). Jika rongga dalam campuran besar, maka campuran bersifat tidak kedap air sehingga dapat menurunkan durabilitas (daya tahan) dari campuran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari variasi jumlah pemadatan terhadap parameter uji Marshall pada campuran aspal beton (AC-BC). Metode yang digunakan adalah penelitian laboratorium dengan jumlah variasi jumlah pemadatan 2x35, 2x45, 2x55, 2x65, 2x75, 2x85, 2x95, 2x105 dan 2x115 pemadatan. Standar yang digunakan ialah SNI dan Spesifikasi Umum Bina Marga 2010 Revisi 3. Nilai kadar aspal optimum (KAO) yang digunakan untuk penelitian ini adalah 5,7%. Berdasarkan hasil pengujian Marshall di dapati bahwa parameter kepadatan dan VFA campuran terus meningkat seiring bertambahnya jumlah pemadatan. Namun, untuk nilai parameter VIM dan VMA menunjukan tren yang berbeda yaitu dengan meningkatnya jumlah pemadatan, maka nilai VIM dan VMA akan mengalami penurunan. Pengaruh variasi jumlah pemadatan terhadap parameter stabilitas adalah dengan meningkatnya jumlah pemadatan cenderung akan meningkatkan nilai stabilitas sampai batas tertentu kemudian akan turun kembali jika terus dipadatkan. Untuk parameter kelelehan (flow) dengan meningkatnya jumlah pemadatan maka nilai kelelehan cenderung menurun sampai pada batas teretentu kemudian akan meningkat kembali jika terus dipadatkan. Variasi jumlah pemadatan tidak memiliki pengaruh terhadap parameter perbandingan rasio partikel lolos no.200 (0,075 mm) dengan kadar aspal efektif.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Variasi pemadatan, Uji Marshall, Spesfikasi Bina Marga 2010 Revisi 3,Laston AC-BC
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
T Technology > TH Building construction
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Depositing User: perpustakaan unwira
Date Deposited: 11 Oct 2019 04:58
Last Modified: 11 Oct 2019 04:58
URI: http://repository.unwira.ac.id/id/eprint/272

Actions (login required)

View Item View Item