Analisis Penentuan Harga Pokok Produksi Pada Naufal Meubel Kota Kupang

MUDA, Videlia Kamelia (2019) Analisis Penentuan Harga Pokok Produksi Pada Naufal Meubel Kota Kupang. Diploma thesis, Unika Widya Mandira.

[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (905kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (299kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (391kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (324kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (544kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (298kB)

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah Berapa Biaya yang Dikeluarkan untuk Setiap Item/Aktivitas untuk Menentukan Harga Pokok sebagai Dasar Penetapan Harga JualProduk furniture berdasarkan metode Activity Based Costing. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Harga Pokok Produksi dengan Activity Based Costing System.Jenis data penelitian adalah data primer dandatasekunder, yang bersifat kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancaradan dokumentasi. Metode analisis yang digunakan adalah dengan menggunakan teknik perhitungan Harga Pokok Produksi yang tedapat dalam akuntansi manajemen dengan metode Activity Based Costing.Dari analisis datadiketahui bahwa 1)Tahun 2015 biaya bahan baku perunit untuk produk lemari sebesar Rp. 500.000, biaya tenaga kerja sebesar Rp. 150.000, dan biaya overhead sebesar Rp. 354.577 sehingga total harga pokok untuk produk lemari sebesar Rp. 1.004.577. Untuk produk sofa biaya bahan baku per unit Rp. 1.200.000, biaya tenaga kerja sebesar Rp. 600.000, dan biaya overhead sebesar Rp. 295.361 sehingga total harga pokok untuk produk sofa sebesar Rp. 2.092.361. 2)Tahun 2016 biaya bahan baku perunit untuk produk lemari sebesar Rp. 600.000, biaya tenaga kerja sebesar Rp. 275.000, dan biaya overhead sebesar Rp. 425.000 sehingga total harga pokok untuk produk lemari sebesar Rp.1.300.000. Untuk produk sofa biaya bahan baku per unit Rp.1.500.000, biaya tenaga kerja sebesar Rp. 775.000, dan biaya overhead sebesar Rp. 583.539, sehingga total harga pokok untuk produk sofa sebesar Rp. 2.575.000. 3)Tahun 2017 biaya bahan baku perunit untuk produk lemari sebesar Rp. 875.000, biaya tenaga kerja sebesar Rp. 300.000, dan biaya overhead sebesar Rp. 583.539, sehingga total harga pokok untuk produk lemari sebesar Rp. 1.758.539 sedangkan harga jual yang ditetapkan yaitu Rp. 1.950.000. Untuk produk sofa biaya bahan baku per unit Rp. 1.650.000, biaya tenaga kerja sebesar Rp. 850.000, dan biaya overhead sebesar Rp. 586.959, sehingga total harga pokok untuk produk sofa sebesar Rp. 3.086.959. Hasilpenelitian menunjukan bahwa perhitungan harga pokok pada Naufal Meubel Kota Kupangmasih menggunakan metode konvensionalsehingga pembebanan biaya terlalu tinggi. Oleh karena itu penulis dalam menghitung harga pokok produksi menggunakan metode Activity Based Costing. Dengan metode ini hasilnya lebih akurat karena berdasarkan kelompok aktivitas pemicu biaya. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan kepada Naufal Meubel Kota Kupangsebaiknya menerapkan perhitungan harga produksi dengan menggunakan Activity Based Costing System dengan tetap mempertimbangkan faktor-faktor eksternal yang lain seperti harga pesaing dan kemampuan masyarakat.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Activity Based Costing, Harga Pokok.
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
H Social Sciences > HF Commerce
H Social Sciences > HG Finance
Divisions: Fakultas Ekonomika dan Bisnis > Program Studi Manajemen
Depositing User: S.Ptk Hendra Silvester
Date Deposited: 06 Jul 2020 05:37
Last Modified: 06 Jul 2020 05:37
URI: http://repository.unwira.ac.id/id/eprint/2741

Actions (login required)

View Item View Item