Analisis Kinerja Keuangan Pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Kupang

KEKO, Patrisius Eduard Roynaldo P. (2019) Analisis Kinerja Keuangan Pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Kupang. Diploma thesis, Universitas Katolik Widya Mandira.

[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (307kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (326kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (213kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (165kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (390kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (396kB)

Abstract

Permasalah yang diangkat adalah bagaimana perkembangan kinerja keuangan PDAM Kabupaten Kupang?. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perkembangan kinerja keuangan pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Kupang. Jenis data yang digunakan menurut sumber yaitu Data Primer dan Data Skunder, sedangkan data menurut sifat yaitu Data Kualitatif dan Data Kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu Wawancara dan Dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis rasio di tinjau dari Aspek Keuangan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 47 Tahun 1999 tentang pedoman penilaian kinerja keuangan Perusahaan Daerah Air Minum. Hasil penilaian terhadap indikator-indikator kinerja keuangan PDAM Kabupaten Kupang periode 2015-2018 menunjukan bahwa dari sepuluh indikator yang mengalami fluktuasi dari tahun 2015-2018 adalah rasio laba terhadap aktiva produktif (4 (baik), 3 (cukup baik), 5 (sangat baik), 4 (baik)), rasio aktiva lancar terhadap utang lancar (3 (baik), 5 (sangat baik), 5 (sangat baik), 5 (sangat baik)), rasio biaya operasi terhadap pendapatan operasi (2 (kurang baik), 1 (tidak baik), 2 (kurang baik), 2 (kurang baik)), rasio laba operasi sebelum biaya penyusutan terhadap angsuran pokok dan bunga jatuh tempo (1 (tidak baik), 1 (tidak baik), 1 (tidak baik), 4 (baik)), jangka waktu penagihan piutang (3 (cukup baik), 4 (baik), 3 (cukup baik), 3 (cukup baik)) dan rasio laba terhadap penjualan (3,3,3, 3(cukup baik)). Sedangkan indikator yang kinerjanya sangat baik adalah rasio utang jangka panjang terhadap ekuitas (5 ,5,5,5 (sangat baik)), rasio total aktiva terhadap total utang (5,5,5,5 (sangat baik)) dan rasio aktiva produktif terhadap penjualan air (5,5,5,5 (sangat baik)). Indikator yang hasilnya tidak baik adalah rasio aktiva lancar terhadap utang lancar (3,3(cukup baik),1,1 (tidak baik)), rasio biaya operasi terhadap pendapatan operasi (2,1(tidak baik),2,2 (kurang baik)) dan rasio laba operasi sebelum biaya penyusutan terhadap angsuran pokok dan bunga jatuh tempo (1,1,1(tidak bail),4 (baik)). Dengan demikian PDAM Kabupaten Kupang diharapkan untuk melakukan efisiensi dalam pengeluaran operasional melalui disiplin anggaran dan meningkatkan efektifitas penagihan piutang dalam upaya mendukung peningkatan pendapatan, sehingga meningkatkan kinerja PDAM Kabupaten Kupang menjadi lebih baik. Perusahaan juga diharapkan mampu meningkatkan nilai kinerja yang belum baik dan mempertahankan nilai kinerja yang sudah baik.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Kinerja Keuangan, Rasio Keuangan dan Laporan Keuangan.
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
H Social Sciences > HC Economic History and Conditions
H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare
Divisions: Fakultas Ekonomika dan Bisnis > Program Studi Manajemen
Depositing User: S.Kom Sela Mikado
Date Deposited: 09 Jul 2020 05:30
Last Modified: 09 Jul 2020 05:30
URI: http://repository.unwira.ac.id/id/eprint/2769

Actions (login required)

View Item View Item