Bruto (PDRB) Dan Jumlah Penduduk Terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten/Kota Provinsi NTT Tahun Anggaran 2015-2017

NGILI, Melandina (2019) Bruto (PDRB) Dan Jumlah Penduduk Terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten/Kota Provinsi NTT Tahun Anggaran 2015-2017. Diploma thesis, Universitas Widya Mandira.

[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (726kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (391kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (404kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (555kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (379kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (461kB)
[img] Text
BAB VI.pdf

Download (407kB)

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana gambaran Belanja Modal, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Jumlah Penduduk dan Pendapatan Asli Daerah di Provinsi NTT periode 2015-2017? 2) Apakah Belanja Modal, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan Jumlah Penduduk berpengaruh secara parsial terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten/kota di Provinsi NTT? 3) Apakah Belanja Modal, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan Jumlah Penduduk berpengaruh secara simultan terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten/kota di Provinsi NTT?. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Kabupaten/kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur tahun 2015-2017 yang berjumlah 22 Kabupaten/kota. Sampel pada penelitian ini adalah sebanyak 66 data (22 x 3 Tahun) dan teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial. Hasil penelitian menunjukan bahwa: Pertama, berdasarkan analisis deskriptif, Kabupaten/kota di Provinsi NTT yang memiliki Belanja Modal tertinggi adalah Kabupaten Kupang dan yang terendah adalah Kabupaten Sabu Raijua. Daerah yang memiliki PDRB tertinggi adalah Kota Kupang dan yang terendah adalah Kabupaten Sumba Tengah. Daerah dengan Jumlah Penduduk terbanyak adalah Kabupaten Timor Tengah Selatan dan yang terendah adalah Kabupaten Sumba Tengah. Dan daerah yang memiliki PAD tertinggi adalah Kota Kupang dan yang terendah adalah Kabupaten Sumba Tengah. Kedua, hasil analisis statistik inferensial, secara parsial Belanja Modal berpengaruh posistif dan signifikan terhadap PAD pada Pemerintah Kabupaten/kota di Provinsi NTT, dengan nilai signifikan 0,043<0,05, PDRB berpengaruh posistif dan signifikan terhadap PAD pada Pemerintah Kabupaten/kota di Provinsi NTT, dengan nilai signifikan 0,001<0,05 dan Jumlah Penduduk tidak berpengaruh secara signifikan terhadap PAD pada Pemerintah Kabupaten/kota di Provinsi NTT, dengan nilai signifikan 0,11>0,05. Hasil pengujian secara simultan Belanja Modal, PDRB dan Jumlah Penduduk berpengaruh positif dan signifikan terhadap PAD pada Pemerintah Kabupaten/kota di Provinsi NTT, ditunjukkan dengan nilai signifikan 0,00<0,05. Koefisien determinasi adalah 0,623 yang merupakan kontribusi dari ketiga variabel independen yaitu Belanja Modal (X1), PDRB (X2) dan Jumlah Penduduk (X3). Sedangkan sisanya 37,7 % dipengaruhi oleh variabel lain yang terdapat diluar model ini. Saran bagi pemerintah Daerah Se-Kabupaten/Kota di Provinsi NTT agar lebih mampu lagi memanfaatkan anggaran Belanja Modal dan sumber-sumber potensi yang ada lainnya dengan baik agar dapat menunjang naiknya PAD.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Belanja Modal, Produk Domestik Regional Bruto, Jumlah Penduduk, dan Pendapatan Asli Daerah.
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
H Social Sciences > HC Economic History and Conditions
H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
J Political Science > JS Local government Municipal government
Divisions: Fakultas Ekonomika dan Bisnis > Program Studi Akuntansi
Depositing User: Antonia M. Ngole
Date Deposited: 17 Jul 2020 05:50
Last Modified: 17 Jul 2020 05:50
URI: http://repository.unwira.ac.id/id/eprint/2789

Actions (login required)

View Item View Item