Modus Operandi Pencurian Ternak Kuda Dan Kerbau Di Wilayah Hukum Polres Sumba Timur

BAON, Richard Marcelinus (2018) Modus Operandi Pencurian Ternak Kuda Dan Kerbau Di Wilayah Hukum Polres Sumba Timur. Diploma thesis, Universitas Katolik Widya Mandira.

[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (322kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (395kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (293kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (201kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (94kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (182kB)

Abstract

Pencurianternakkudadankerbaumerupakansalahsatukejahatan yang saat ini menjadi focus penegak hukum dalam memberantas pemasalahan ini yang terjadi di Kabupaten Sumba Timur ,dalam wilayah tugas Polres Sumba Timur . Pencurian ini memiliki banyak Modus Operandi dalam pelaksanaannya . PenetianinidilakukandenganpendekatansecaraYuridisempiris ,bersifat deskriftif dengan aspek yang di teliti Modus Operandi PencurianTernak Kuda dan Kerbau di Kabupaten SUMBA TIMUR yang berlokasi di wilayah Hukum POLRES SUMBA TIMUR dengan cara mengumpulkan data primer dan data sekunder dan menganali ssecara deskriptif kualitatif . Menurut data primer yang di ambildariKepolisianresor Sumba Timur ,dalamtahun 2014 terjadi 34 kasus Pencurian ternak kuda da nkerbau , tahun 2015 terjadi 23 kasus Pencurian ternak kuda dan kerbau , dantahun 2016 terjadi 31 kasus pencurian ternak kuda dan kerbau yang terjadi di Kabupaten Sumba Timur . MenggunakanKekerasanmenganiayapemilikternak 33 kasus ,membuka pintu kandang dan mengeluarkan ternak milik orang lain pada waktu malam saat pemilik ternak tidur 7 kasus , berpura-pura mencari ternak hilang 5 kasus , berpura-pura berburu babi hutan 11 kasus ,bekerja sama dengan sipengembala ternak untuk mencuri ternak 10 kasus , bekerja sama dengan aparat keamanaan 14 kasus ,dan bekerjasama dengan salahsatu anggota keluarga pemilik ternak 8 kasus . Modus Operandi yang di gunakan oleh para pelaku kejahatan tindak pidana pencurian ternak kuda dan kerbau di Kabupaten Sumba Timur . Cara-cara ini merupakan cara yang ampuh dalam melaksanakan tindak pidana pencurian tersubut . Modus Operandi dengan melakukan kekerasan dan penganiayaan lebih sering dilakukan oleh pelaku kejahatan pencurian ternak kuda dan kerbau ,sehingga perlu kewaspadaan bagi pemilik ternak untuk dapat lebih berhati-hati.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: K Law > K Law (General)
K Law > KZ Law of Nations
Divisions: Fakultas Hukum > Program Studi Hukum
Depositing User: perpustakaan unwira
Date Deposited: 12 Oct 2019 02:56
Last Modified: 12 Oct 2019 02:56
URI: http://repository.unwira.ac.id/id/eprint/294

Actions (login required)

View Item View Item