Pengaruh Motivasi Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Materi Pokok Ikatan Kimia Yang Diterapkan Dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division (Stad) Pada Kelas X H SMAN 6 Kupang

Anoit, Rosalinda (2013) Pengaruh Motivasi Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Materi Pokok Ikatan Kimia Yang Diterapkan Dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division (Stad) Pada Kelas X H SMAN 6 Kupang. Diploma thesis, Widya Mandira Catholic University.

[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (379kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (159kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (442kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (291kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (125kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (594kB)

Abstract

Pembelajaran Kooperatif (Cooperative learning) merupakan suatu model pembelajaran kelompok yang memiliki aturan–aturan tertentu. Prinsip dasar kooperatif adalah siswa membentuk kelompok kecil dan saling mengajar sesamanya untuk mencapai tujuan bersama. Student Team Achievement Division (STAD) dalam pembelajaran kooperatif dikembangkan oleh Slavin. Ide dasar Student Team Achievement Division (STAD) adalah bagaimana memotivasi siswa dalam menguasai materi yang disajikan serta menumbuhkan suatu kesadaran bahwa belajar itu penting, bermakna dan menyenangkan. Dalam pembelajaran kooperatif tipe STAD ini siswa dikelompokkan menjadi beberapa kelompok dengan anggota 4-5 orang siswa dan setiap kelompok harus heterogen. Masalah popok dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana efektivitas penerapan model pembelajaran Kooperatif tipe STAD pada materi pokok ikatan kimia siswa kelas X H SMAN 6 Kupang? 2) Adakah pengaruh motivasi terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok ikatan kimia yang diterapkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD kelas XHSMAN 6 Kupang? Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Mendeskripsikan efektivitas penerapan model pembelajaran Kooperatif tipe STAD materi pokok ikatan kimia kelas XH SMAN 6 Kupang 2) Mengetahui ada tidaknya pengaruh motivasi terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok ikatan kimia yang diterapkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD kelas XH SMAN 6 Kupang. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XH SMAN 6 Kupang Tahun Pelajaran 2012/2013. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan statistik. Berdasarkan hasil analisis data disimpulkan bahwa: 1) a. Kemampuan guru dalam mengelola kegiatan pembelajaran model pembelajaran kooperatif tipe STAD dikatakan baik dengan skor rata-rata 3,59. b. Ketuntasan IHB Produk dikatakan tuntas dengan proporsi indikator yang diperoleh sebesar 0,77% dan ketuntasan belajarnya sebesar 0,79%. c. Ketuntasan IHB Psikomotor dikatakan tuntas dengan proporsi indikator yang diperoleh sebesar 1,00% dan ketuntasan belajarnya sebesar 100%. d. Ketuntasan IHB Afektif dikatakan tuntas dengan proporsi indikator yang diperoleh sebesar 0,83% dan ketuntasan belajarnya sebesar 0,84%. e. Motivasi siswa terhadap kegiatan pembelajaran umumnya termotivasi. 2) Berdasarkan perhitungan diperoleh RX.Y = 0,8249 dan kontribusi korelasi sebesar 68,04%, ini artinya motivasi siswa memiliki peranan yang penting dalam menentukan hasil belajar siswa. 3) Ada pengaruh yang signifikan antara motivasi siswa terhadap hasil belajar kimia siswa dimana FHitung = 37,62 dan FTabel = 4,15 pada dk = 1 dan dk = 33 pada taraf signifikan 5 %, karena FHitung ≥ FTabel, maka tolak Ho dan terima ha.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: L Education > L Education (General)
L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
Q Science > QD Chemistry
Divisions: Faculty of Teacher Training and Education > Mathematics Education Study Program
Depositing User: Putri
Date Deposited: 04 Sep 2018 01:46
Last Modified: 04 Sep 2018 01:47
URI: http://repository.unwira.ac.id/id/eprint/3327

Actions (login required)

View Item View Item