Perencanaan Sistem Rangka Beton Bertulang Dengan Ketidakberaturan Sistem Non Paralel Dan Analisis Perilaku Respons In–Elastis Dengan Menggunakan Metode Pushover Analysis

MONES, Wilfridus (2019) Perencanaan Sistem Rangka Beton Bertulang Dengan Ketidakberaturan Sistem Non Paralel Dan Analisis Perilaku Respons In–Elastis Dengan Menggunakan Metode Pushover Analysis. Diploma thesis, Unika Widya Mandira.

[img] Text
ABSTRAKSI.pdf

Download (698kB)
[img] Text
BAB I_compressed.pdf

Download (61kB)
[img] Text
BAB II_compressed(3).pdf

Download (839kB)
[img] Text
BAB III_compressed.pdf

Download (216kB)
[img] Text
BAB IV_removed_compressed.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB V_compressed.pdf

Download (46kB)

Abstract

Kebutuhan akan lahan yang sangat terbatas dan pertimbangan estetika dari para arsitektur menyebabkan bentuk bangunan yang tidak beraturan. Salah satunya ketidakberaturan dengan sistem non paralel. Ketidakberaturan sistem non paralel terjadi jika elemen-elemen penahan gaya lateral vertikal tidak paralel atau simetris terhadap sumbu-sumbu orthogonal utama sistem penahan gaya gempa. Bangunan dengan konfigurasi ketidakberaturan non paralel dapat menimbulkan indikasi torsi. Berdasarkan ketentuan SNI 03-2847-2013, pola kegagalan struktur hanya boleh mengikuti pola kegagalan kolom kuat balok lemah.Dimana kegagalan hanya boleh terjadi akibat kegagalan lentur dengan terbentuknya sendi plastis pada pangkal-pangkal balok kemudian pada pangkal kolom lantai dasar, dan ujung-ujung atas kolom dari lantai puncak. Konsep kolom kuat balok lemah tersebut belum dapat dipastikan akan terjadi pada kondisi riil. Karena gaya-gaya yang digunakan dalam desain, khususnya pada tahap awal di desain balok adalah gaya-gaya yang diperoleh dari analisis elastis. Karena itu walaupun konsep ini digunakan tetapi perilaku struktur pasca elastis belum dapat dipastikan dengan baik. Salah satu cara untuk memastikan perilaku struktur pasca elastis adalah dengan, melakukan analisis respon spektrum menggunakan analisis pushover. Hasil analisa dengan metode Equivalent Linearization sesuai dengan FEMA 440 pada model yang direncanakan menghasilkan nilai nilai untuk berbagai level gempa. Pada level bahaya gempa 63%DBE,83%DBE,100%DBE (Design Based Earthquake) Status performance level bangunan adalah Immediate Occupancy, Pada level bahaya gempa 150%DBE Status performance level bangunan adalah Life Safety. Dari data respon in-elastis (tittik kinerja, level kinerja dan drift bangunan) dapat disimpulkan bahwa bangunan dengan konfigurasi non paralel hasil desain yang menjadi obyek dalam studi ini dapat dikategorikan sebagai bangunan berkinerja baik.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Desain Kapasitas, Non Paralel, Performance Point , Pushover Analysis, Sendi Plastis
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
T Technology > TH Building construction
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Depositing User: S.Ptk Hendra Silvester
Date Deposited: 16 Oct 2019 00:46
Last Modified: 16 Oct 2019 00:46
URI: http://repository.unwira.ac.id/id/eprint/341

Actions (login required)

View Item View Item