Tuhan Itu Baik (Tinjauan Biblis-Teologis Atas Mazmur 100)

PUKAN, Antonio P. S. G. (2020) Tuhan Itu Baik (Tinjauan Biblis-Teologis Atas Mazmur 100). Diploma thesis, Unika Widya Mandira.

[img] Text
ABSTRAKSI.pdf

Download (494kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (111kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (134kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (636kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (288kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (294kB)

Abstract

Perkataan Mazmur berasal dari bahasa Ibrani yaitu Mizmor, yang berarti nyanyian yang dimainkan dengan kecapi. Di samping kata Mazmur, lahir pula istilah Zabur dalam Al-Quran, sedangkan di barat digunakan perkataan Psalmos, dan bahasa Inggris memakai istilah Psalms. Di dalam Alkitab berbahasa Ibrani, tidak digunakan kata Mizmor, melainkan Tehilin yang artinya tahlil atau puji-pujian. Kitab Mazmur sumbernya terletak pada zaman raja Daud; yang memang atas usahanyalah diusahakan mengumpulkan sejumlah Mazmur-Mazmur tersebut, dan mungkin itulah sebabnya banyak Mazmur diberikan nama Daud. Ada sejumlah 150 Mazmur yang kemudian dibagi ke dalam 5 buku (jilid), antara lain: Pasal 1-41, Pasal 42-72, Pasal 73-89, Pasal 90-106, Pasal 107- 150. Kitab Mazmur merupakan kitab yang paling banyak menyerukan pujian. Khususnya pada pasal 100. Di dalamnya terdapat beberapa seruan untuk memuji Tuhan. Bahkan seruan itu mengajak agar manusia memuji Tuhan dengan masuk ke gerbang-Nya. Didalamnya pemazmur mengajak umat manusia untuk memuji Tuhan pada tempat kudus. Dari seruan pujian itu, pemazmur berusaha menyampaikan apa yang menjadi makna dari memuji Tuhan, sehingga Tuhan harus dipuji di tempat yang kudus. Tentu ada alasannya mengapa bangsa Israel diajak dalam Mazmur 100 untuk memuji Tuhan. Bangsa Israel adalah bangsa yang dipilih Allah dengan kasih-Nya yang bebas dan mahakuasa. Pemilihan Allah tersebut benar-benar nyata terhadap bangsa Israel. Melalui kasih-Nya, Ia melepaskan bangsa Israel dari bangsa-bangsa yang telah memperbudak kehidupan orang-orang dalam bangsa pilihan-Nya. Latar belakang madah ini sangat jelas. Mungkin Mazmur 100 merupakan nyanyian pembukaan ibadat atau nyanyian perarakan masuk Bait suci. Tentang hal kapan di tulis, sulit disimpulkan dari isi dan bahasa mazmur itu sendiri. Akan tetapi, karena teologinya dapat dikatakan “mahkota” dari kumpulan madah Tuhan Raja (Mzm. 96-99) yang kemungkinan besar berasal dari periode xii sesudah pembuangan, maka Mazmur 100 mungkin berasal dari periode yang sama pula. Hal inilah yang membuat mazmur 100 mengajak bangsa Israel memuji Tuhan, sekaligus menjadi kegiatan yang wajib dilakukan oleh umat Israel. walaupun bangsa Israel sering menjauh dari Yahwe, tetapi Yahwe tetap setia menjaga mereka. Bangsa Israel tetap dihukum tetapi bukan menghancurkan hidup bangsa Israel. Melainkan untuk memberi pelajaran bagaimana bangsa tersebut harus mensyukuri apa yang telah diperbuat-Nya kepada mereka. Ada dua bagian penting dalam mazmur 100.  Dipanggil untuk memuji Allah dan bersuka cita di dalam Dia (ay. 1-2, 4).  Diperlengkapi dengan pokok pujian. Manusia harus memuji-Nya, dengan menimbang keberadaan-Nya dan hubungan-Nya dengan manusia (ay. 3), serta kasih setia dan kesetiaan-Nya (ay. 5). Mazmur 100 diberikan judul “Mazmur untuk Korban Syukur”, yang berarti ungkapan syukur dari pemazmur. Dalam Mazmur ini, setiap umat diajak untuk beribadah kepada Tuhan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > B Philosophy (General)
B Philosophy. Psychology. Religion > BR Christianity
B Philosophy. Psychology. Religion > BS The Bible
Divisions: Fakultas Filsafat > Program Studi Ilmu Filsafat
Depositing User: S.Kom Sela Mikado
Date Deposited: 12 Oct 2020 04:56
Last Modified: 12 Oct 2020 04:56
URI: http://repository.unwira.ac.id/id/eprint/3465

Actions (login required)

View Item View Item