Kewajiban Kaum Beriman Kristiani Untuk Mewujudkan Keadilan Sosial Menurut Kanon 222 § 2 Kitab Hukum Kanonik 1983

PATI, Redemptus Leonardi (2020) Kewajiban Kaum Beriman Kristiani Untuk Mewujudkan Keadilan Sosial Menurut Kanon 222 § 2 Kitab Hukum Kanonik 1983. Diploma thesis, Universitas Katolik Widya Mandira.

[img] Text
ABSTRAKSI-1.pdf

Download (598kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (370kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (552kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (530kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (582kB)
[img] Text
BAB V-1.pdf

Download (713kB)

Abstract

Situasi hidup Gereja Katolik pasca Konsili Vatikan II mengalami perubahan dan kemajuan yang luar biasa. Paham Gereja telah bergeser dari yang bersifat hierarkis kepada pengertiannya yang sejati yakni Gereja sebagai umat Allah. Tugas perutusan Gereja tidak lagi dipahami secara terbatas sebagai perutusan para imam dan biarawati-biarawati saja, melainkan juga tugas Kaum Awam sebagai sesama umat Allah. Konsili menyadari pentingnya kerja sama antara Kaum Klerus, Kaum Religius dan Kaum Awam di dalam melaksanakan tugas pewartaan kabar keselamatan Allah. Gereja tidak ada bagi dirinya sendiri melainkan untuk pelayanan terhadap dunia dan masyarakat. Melihat kenyataan hidup yang semakin kompleks di dalam dunia, Gereja sudah tidak mungkin lagi menangani tugas pewartaan hanya diserahkan kepada Kaum Klerus saja. Di dalam Kitab Hukum Kanonik 1983 Kanon 222 § 2, Umat Beriman Kristiani terikat kewajiban ganda mempromosikan Keadilan Sosial di mana terjadi ketidakadilan sistem di dalam masyarakat dan melakukan Karya Karitatif (amal kasih) agar secara praktis dapat memenuhi kebutuhan sesama yang miskin. Keadilan dalam defenisi yang lebih umum adalah memberikan kepada setiap orang apa yang menjadi haknya. Semua orang memiliki kesamaan nilai sebagai manusia, maka tuntutan paling dasariah keadilan ialah perlakuan yang sama kepada semua orang. Ciri khas keadilan yang selalu tertuju kepada orang lain membuatnya tidak mungkin digunakan untuk diri sendiri. Karya Karitatif yang harus dipromosikan semua umat beriman Kristiani mendapat alasan yang lebih kuat untuk dilaksanakan melalui fakta adanya kemiskinan. Adanya ketidakadilan sistem yang menjadi akar dari ketidakadilan sosial membawa dampak pada pemiskinan secara sistematis kepada kaum atau golongan tertentu yang tidak mampu dan tidak memiliki peluang untuk memperjuangkan hidup mereka sendiri secara adil. Karya Karitatif yang dilakukan kepada sesama yang miskin bersifat subsidier, yakni dengan memperhitungkan keluhuran martabat manusia, Karya Karitatif dilakukan untuk membantu sesama yang miskin dan memberdayakan mereka untuk seterusnya mampu memperjuangkan kehidupannya sendiri.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Umat Beriman Kristiani, Keadilan Sosial, Karya Karitatif
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BR Christianity
B Philosophy. Psychology. Religion > BS The Bible
H Social Sciences > HT Communities. Classes. Races
Divisions: Fakultas Filsafat > Program Studi Ilmu Filsafat
Depositing User: S.Kom Sela Mikado
Date Deposited: 28 Oct 2020 02:50
Last Modified: 28 Oct 2020 02:50
URI: http://repository.unwira.ac.id/id/eprint/3581

Actions (login required)

View Item View Item