Analisis Penentuan Komoditas Unggulan Komparatif Sektor Pertanian Di Provinsi Nusa Tenggara Timur

BATU, Maria (2019) Analisis Penentuan Komoditas Unggulan Komparatif Sektor Pertanian Di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Diploma thesis, Unika Widya Mandira.

[img] Text
ABSTRAKSI.pdf

Download (347kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (392kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (271kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (311kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (498kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB VI.pdf

Download (109kB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui apa saja komoditas unggulan sub sektor pertanian Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur tahun 2012-2016 2) Untuk mengetahui apa saja perubahan struktur komoditas unggulan sub sektor pertanian Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur tahun 2015-2016 Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah analisis Location Quotient (LQ) dan analisis Shift Share. Data yang digunakan adalah data produksi komoditas pertanian Kabupaten/Kota tahun 2012-2016 dan data produksi komoditas pertanian Provinsi Nusa Tenggara Timur tahun 2012-2016. Hasil penelitian menunjukan bahwa komoditas pertanian yang menjadi komoditas unggulan adalah a)Kabupaten Sumba Barat: pinang (LQ3.91) dan kerbau(LQ5.62). b)Kabupaten Sumba Timur: kuda (LQ5.94) dan cumi-cumi (LQ12.19). c)Kabupaten Kupang: kapok (LQ8.36) dan udang lain (LQ13.39). d)Kabupaten Timor Tengah Selatan: kemiri (LQ3.65) dan sapi (LQ2.47). e)Kabupaten Timor Tengah Utara: sapi (LQ5.48) dan ekor kuning (LQ7.08). f)Kabupaten Belu: bawang putih (LQ9.17) dan sapi (LQ 1.83). g) Kabupaten Alor : padi ladang (LQ2.34) dan vanili (LQ3.75). h) Kabupaten Lembata: itik (LQ3.35)dan kerapu (LQ2.76). i)Kabupaten Flores Timur: padi ladang (LQ3.24) dan jambu mete (LQ1.87). j)Kabupaten Sikka: cabe besar/kecil (LQ 9.38) dan kakao (LQ3.50). k)Kabupaten Ende: kemiri (LQ1.54) dan cumi-cumi (LQ13.50). l)Kabupaten Ngada: kacang kedelai (LQ7.50) dan vanili (LQ 5.79). m)Kabupaten Manggarai: kacang kedelai (LQ3.52) dan cengkeh (LQ4.68). n) Kabupaten Rote Ndao: bawang merah (LQ11.75) dan cumi-cumi (LQ11.41). o)Kabupaten Manggarai Barat: padi sawah (LQ2.46), cengkeh (LQ3.81) dan kerbau (LQ 9.43). p)Kabupaten Sumba Barat Daya: pinang (LQ3.88) dan kerbau (LQ 6.28). q)Kabupaten Sumba Tengah: pinang (LQ4.42), kuda(LQ3.13),dan pari (LQ13.74). r)Kabupaten Nagekeo: padi sawah (LQ1.78) dan cengkeh (LQ2.09). s)Kabupaten Manggarai Timur: padi sawah (LQ2.26), cengkeh (LQ 4.51) dan kerbau (LQ4.01). t)Kabupaten Sabu Raijua: kacang hijau (LQ26.47) dan bawang merah (LQ45.28). u)Kota Kupang: ayam ras (LQ15.74) dan ikan merah (LQ 4.51). Berdasarkan perhitungan analisis Shift Share, jumlah keseluruhan Dij yang paling tinggi yaitu Kabupaten Alor 26,432,931.69, Kabupaten Sikka 25,894,887.70, Kabupaten Sumba Timur 20,095,622.28, Kota Kupang 14,920,510.96, dan Kabupaten Manggarai 14,731,961.41. Dengan rata-rata nilai positif sub sektor tanaman pangan, perkebunan, dan perikanan paling besar nilai positifnya sedangkan hortikultura dan peternakan bernilai negatif. Sehingga dapat dikatakan bahwa telah terjadi pergeseran dari sub sektor hortikultura dan peternakan ke sub sektor tanaman pangan, perkebunan dan perikanan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Komoditas Unggulan Sektor pertanian, Locationt Quotient, Shift Share.
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
J Political Science > JS Local government Municipal government
Q Science > QK Botany
S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Ekonomika dan Bisnis > Program Studi Ekonomi Pembangunan
Depositing User: S.Ptk Hendra Silvester
Date Deposited: 17 Oct 2019 03:02
Last Modified: 17 Oct 2019 03:02
URI: http://repository.unwira.ac.id/id/eprint/397

Actions (login required)

View Item View Item