Uji Aktivitas Anti Bakteri Ekstrak Daun Tongkak (Centella Asiatica L.) Terhadap Pertumbuhan Bakteri (Staphylococcus Aureus) Secara In Vitro

Durhaman, Fransisko B. (2018) Uji Aktivitas Anti Bakteri Ekstrak Daun Tongkak (Centella Asiatica L.) Terhadap Pertumbuhan Bakteri (Staphylococcus Aureus) Secara In Vitro. Undergraduate thesis, Universitas Katolik Widya Mandira.

[img] Text
File abstrak.pdf

Download (499kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (180kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (560kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (459kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (306kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (276kB)

Abstract

Indonesia merupakan Negara kedua yang mempunyai kekayaan dan keragaman hayati terbesar di dunia sehingga banyak didapatkan bahan alam yang dapat digunakan sebagai pengobatan tradisional. Diperkirakan kurang lebih setengah populasi manusia di dunia menggunakan bahan alam sebagai sumber utama pengobatan. Hal ini dapat terjadi dikarenakan, penggunaan obat-obat kimia dengan jangka waktu yang lama dan terlalu sering dikonsumsi, cenderung menimbulkan efek samping. Sedangkan pemakaian obat tradisional dari tumbuhan obat, selain mudah didapatkan, obat tradisional tidak menimbulkan efek samping. Salah satu bahan alam yang memiliki potensi sebagai antimikrobia adalah daun tongkak (Centella asiatica L.). Berdasarkan fakta empiris, bahwa daun tongkak (Centella asiatica L.) dimanfaatkan oleh masyarakat Kabupaten Manggarai untuk menyembuhkan bisul namun perlu dilakukan pembuktian laboratorium. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak daun Tongkak (Centella asiatica L.) terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus secara in vitro. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium dengan desain The Postest Only Control Group Design, menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 Perlakuan (P1=25%, P2=50%, P3=75%, P4=100%) dan 1 Kontrol yaitu 0% (aquades) = kontrol negatif, yang diulang sebanyak 3 kali ulangan. Metode pengumpulan data menggunakan metode difusi cakram, data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis varians (ANAVA) dan uji lanjut BNT 1%. Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak daun tongkak (Centella asiatica L.) berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan bakteri S. aureus yang ditandai (24,3838763>7,59) dengan tingkat kepercayaan 99%. Uji BNT 1% menunjukan tidak adanya perbedaan yang nyata antara perlakuan pada konsentrasi 25% dan 50%, dan keduanya berbeda nyata dengan perlakuan lainnya. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ekstrak daun tongkak (Centella asiatica L.) mempunyai aktivitas antibakteri terhadap pertumbuhan bakteri S. aureus dengan respon hambat terbesar dan terbaik pada konsentarsi 100% yang mampu menghambat hingga membentuk zona hambat sebesar 2,32 cm dan respon hambatan terkecil pada konsentarsi 25% yang mampu menghambat bakteri dengan ukuran zona sebesar 0,96 cm.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Ekstrak Daun Tongkak (Centella asiatica L.), Bakteri Staphylococcus aureus, Aktivitas Antibakteri, In Vitro.
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education
L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Q Science > QR Microbiology
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Program Studi Biologi
Depositing User: SH Yakobus Naben
Date Deposited: 20 Sep 2021 05:35
Last Modified: 20 Sep 2021 05:35
URI: http://repository.unwira.ac.id/id/eprint/4063

Actions (login required)

View Item View Item