Uji Aktivitas Anti Bakteri Ekstrak Daun Kersen (Muntingia Calabura L.) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus Aureus Secara In Vitro

Ledoh, Angelia Aprini (2018) Uji Aktivitas Anti Bakteri Ekstrak Daun Kersen (Muntingia Calabura L.) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus Aureus Secara In Vitro. Undergraduate thesis, Universitas Katolik Widya Mandira.

[img] Text
File Abstrak.pdf

Download (182kB)
[img] Text
File BAB I.pdf

Download (22kB)
[img] Text
File BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (256kB)
[img] Text
File BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (60kB)
[img] Text
File BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (154kB)
[img] Text
File BAB V.pdf

Download (39kB)

Abstract

Kesehatan merupakan hal paling mendasar yang harus dimiliki oleh setiap manusia. Namun, sering kali kita tidak mengindahkan kesehatan mengakibatkan munculnya bermacam-macam penyakit yang biasanya diakibatkan oleh mikroorganisme, misalnya bakteri dan salah satu penyakit yang disebabkan oleh bakteri adalah infeksi. Kebiasaan masyarakat dalam mengatasinya adalah dengan menggunakan obat-obatan antibiotik karena mudah didapat di Apotek terdekat. Tanpa disadari penggunaan antibakteri yang tidak terkontrol dapat menimbulkan terjadinyaresistensi. Namun ada sebagian masyarakat kota Kupang yang menggunakan obat herbal untuk mengatasi penyakit yang disebabkan oleh infeksi dari bakteri Staphylococcus aureus. Adapun tanaman herbal yang adalah tanaman kersen (Muntingia calabura L.) yang secara empiris daunnya mampu menyembuhkan infeksi kulit yaitu jerawat, namun perlu dilakukan pembuktian secara ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak daun kersen (Muntingia calabura L.) terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Penelitian ini memakai desain The Posttest Only Control Group Design, menggunakan Rancangan AcakLengkap (RAL) dengan 4 perlakuan yaitu = P1= 25%, P2=50%, P3=75%, P4=100% (dengan ekstrak daun kersen) dan 1 kontrol yaitu P0=0% (aquades) =kontrol negatif, dengan 3 kali ulangan. Metode pengumpulan data menggunakan metode difusi cakram, data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis varians (ANAVA) dan jika berpengaruh secara signifikan maka dilanjutkan dengan uji lanjut Beda Nyata Terkecil (BNT) dengan tingkat signifikan 1% (0,01). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun kersen (Muntingia calabura L.) memiliki aktivitas antibakteri terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. yang dilihat dengan rerata zona hambat yang terbentuk pada konsentrasi 25%, 50%, 75% dan 100% secara berurutan adalah 21,24 mm, 27,09 mm, 30,84 mm, 32,52 mm yang dianalisis dengan ANAVA ditandai dengan F hitung> F Tabel, (18,24>7,59) dengan tingkat kepercayaan 99%. Kemudian dilanjutkan dengan Uji BNT 1% yang menunjukan adanya perbedaan sangat nyata antara perlakuan satu sama lain. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ekstrak daun kersen (Muntingia calabura L.) memiliki aktivitas antibakteri terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dengan respon hambat terbesar dan terbaik pada konsentrasi 100% yang mampu menghambat hingga membentuk zona hambat sebesar 32,52 mm dan respon hambatan terkecil pada konsentrasi 25% yang mampu menghambat bakteri dengan ukuran zona sebesar 21,24 mm.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Ekstrak daun kersen (Muntingia calabura L.), Bakteri Staphylococcus aureus, Aktivitas anti bakteri, In Vitro.
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education
L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Q Science > QR Microbiology
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Program Studi Pendidikan Biologi
Depositing User: SH Yakobus Naben
Date Deposited: 20 Sep 2021 01:53
Last Modified: 20 Sep 2021 01:53
URI: http://repository.unwira.ac.id/id/eprint/4104

Actions (login required)

View Item View Item