Pengaruh Kemampuan Penalaran Formal Dan Kemampuan Verbal Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Materi Pokok Laju Reaksi Dengan Menerapkan Pendekatan Pembelajaran Discovery Learning Siswa Kelas XI IPA SMA Muhammadiyah Kupang Tahun Ajaran 2016/2017

Amath, Gaudentius A. (2018) Pengaruh Kemampuan Penalaran Formal Dan Kemampuan Verbal Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Materi Pokok Laju Reaksi Dengan Menerapkan Pendekatan Pembelajaran Discovery Learning Siswa Kelas XI IPA SMA Muhammadiyah Kupang Tahun Ajaran 2016/2017. Undergraduate thesis, Universitas Katolik Widya Mandira.

[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (595kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (165kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (573kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (310kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (340kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (186kB)

Abstract

Kemampuan Penalaran Formal merupakan proses kegiatan berpikir secara rasional lazim disebut dengan istilah penalaran yang dalam bahasa inggris reasoning, berasal dari kata reason yang berarti alasan. Sebagai suatu kegiatan berpikir maka penalaran mempunyai ciri-ciri tertentu. Ciri yang pertama ialah adanya suatu pola berpikir yang secara luas dapat disebut logika. Ciri penalaran yang kedua adalah sifat analitik dari proses berpikir. Sifat analitik ini merupakan konsekuensi dari adanya suatu pola berpikir tertentu. Kemampuan verbal merupakan kemampuan dalam mengunakan kata-kata secara efektif baik lisan maupun tulisan. Kemampuan ini untuk memanipulasi sintaks atau struktur bahasa atau bunyi bahasa. Discovery Learning merupakan pendekatan kognitif dalam pembelajaran dimana guru menciptakan situasi sehingga siswa dapat belajar sendiri. Pembelajaran dengan pendekatan ini menggunakan proses penemuan yang didesain oleh guru sehingga siswa dapat menemukan atau membuktikan kembali suatu konsep berupa definisi-definisi atau kesimpulan. Selain itu siswa juga dilatih untuk mengembangkan fakta- fakta, membangun konsep untuk menerangkan fenomena-fenomena yang dihadapinya. Dengan pendekatan ini siswa akan lebih aktif menemukan informasi sendiri dan membantunya mengembangkan potensi yang ia miliki sebaik mungkin. Tujuan dari penelitian ini adalah 1). Untuk mengetahui efektifitas penerapan pendekatan discovery learning materi Pokok Laju Reaksi siswa XI IPA SMA MUHAMMADIYAH tahun ajaran 2016/2017?. 2).Untuk mengetahui kemampuan penalaran formal siswa kelas XI IPA SMA MUHAMMADIYAH Kupang tahun ajaran 2016/2017?. 3).Untuk mengetahui kemampuan verbal siswa kelas XI IPA SMA MUHAMMADIYAH Kupang tahun ajaran 2016/2017?. 4). Mengetahui ada tidaknya hubungan antara kemampuan penalaran formal dan kemampuan verbal dengan hasil belajar yang menerapkan pendekatan discovery learning pada materi Pokok Laju Reaksi siswa XI IPA SMA MUHAMMADIYAH tahun ajaran 2016/2017?. 4). Mengetahui ada tidaknya Pengaruh antara kemampuan penalaran formal dan kemampuan verbal dengan hasil belajar yang menerapkan pendekatan discovery learning pada materi Pokok Laju Reaksi siswa XI IPA SMA MUHAMMADIYAH tahun ajaran 2016/2017?. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA SMA MUHAMMADIYAH berjumlah 32 orang. Jenis penelitian deskriptif dan asosiatif. Dari hasil analisis data disimpulkan bahwa: (1)Efektifitas pembelajaran yang menerapkan pendekatan discovery learning (a) Kemampuan guru dalam mengelola kegiatan pembelajaran termasuk kategori cukup baik dengan skor sebesar 3,62dan reliabilitas 96,25%.(b) Ketuntasan indikator hasil belajar meliputi empat aspek: aspek sikap spiritual (KI-1) untuk observasi tuntas dengan P= 0,97% dan angket tuntas dengan P= 0,83%. Indikator aspek sikap sosial (KI-2) untuk observasi tuntas dengan P= 0,85% dan angket tuntas dengan P= 0,86%. Indikator aspek pengetahuan (KI-3) tuntas dengan P= 0,81%. Indikator aspek keterampilan (KI-4) tuntas dengan P= 0,88%. (c) Ketuntasan hasil belajar meliputi: Ketuntasan hasil belajar KI-1 sebesar 89,53%, ketuntasan hasil belajar KI-2 sebesar 85,71%, ketuntasan hasil belajar KI-3 sebesar 80,72%, ketuntasan hasil belajar KI-4 sebesar 88,91% dan rata-rata ketuntasan hasil belajar secara keseluruhan sebesar 85,05%. (1) Kriteria interpretasi kemampuan penalaran formal terhadap hasil belajar berada pada taraf baik yaitu sebesar 77,38%. (2) Kriteria interpretasi kemampuan verbal terhadap hasil belajar berada pada taraf baik yaitu sebesar 77,38%. (3) Terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan penalaran formal dan kemampuan verbal terhadap hasil belajar siswa sebesar rX1X2Y = 0.55. (4) Terdapat pengaruh yang signifikan antara kemampuan penalaran formal dan kemampuan verbal terhadap hasil belajar siswa dengan nilai: = + + = 25,7511 + 0,48694 + 0,30828 .

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Kemampuan Penalaran Formal dan Kemampuan Verbal, Hasil Belajar,Pendekatan Discovery Learning
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education
L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Depositing User: SH Yakobus Naben
Date Deposited: 20 Sep 2021 02:40
Last Modified: 20 Sep 2021 02:40
URI: http://repository.unwira.ac.id/id/eprint/4125

Actions (login required)

View Item View Item