Tanggapan Penonton Tentang Sinetron Bergenre Komedi “Preman Pensiun” Pada Stasiun Televisi Swasta RCTI

KODA, Monansa W. A (2018) Tanggapan Penonton Tentang Sinetron Bergenre Komedi “Preman Pensiun” Pada Stasiun Televisi Swasta RCTI. Diploma thesis, Widya Mandira Catholic University.

[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (522kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (391kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (409kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (299kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (356kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (393kB)
[img] Text
BAB VI.pdf

Download (191kB)

Abstract

Skripsi ini berjudul “Tanggapan Penonton Tentang Sinetron Bergenre Komedi “Preman Pensiun” Pada Stasiun Televisi Swasta RCTI” (Studi kasus pada RT 011 RW 004 Kecamatan Kelapa Lima Kelurahan Oesapa Barat)”. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya tanggapan positif dan negatif dari para penonton tentang sinetron bergenre komedi “Preman Pensiun” yang ditayangkan oleh stasiun televisi RCTI. Hal ini dapat dilihat dari wawancara awal penulis dengan para informan saat mereka selesai menonton sinetron “Preman Pensiun”. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu “Bagaiman Tanggapan Penonton Tentang Sinetron Bergenre Komedi “Preman Pensiun” Pada Stasiun Televisi Swasta RCTI (Studi kasus pada RT 011 RW 004 Kecamatan Kelapa Lima Kelurahan Oesapa Barat)?”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh pengetahuan serta gambaran dari tanggapan penonton tentang sinetron di tanah air, khususnya “Preman Pensiun” yang menjadi bahan penelitian. Konsep yang digunakan peneliti untuk penelitian ini antara lain konsep tentang komunikasi massa, konsep televisi, konsep tayangan televisi, konsep sinetron bergenre komedi, konsep tanggapan, konsep khalayak televisi dan teori pembelajaran sosial. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan varian studi kasus dengan jenis penelitian yaitu deskriptif kualitatif. Dalam penelitian ini peneliti memilih 10 orang informan yang sering menonton sinetron “Preman Pensiun”, untuk diwawancarai dengan tiga indikator dalam konstruk penelitian yakni para pemeran, isi pesan dan jam tayang. Hasil penelitian yang dilakukan dengan 10 informan, dari segi pemeran ada 7 informan yang memberikan tanggapan positif dan 3 informan memberikan tanggapan negatif, sedangkan dari segi isi cerita ada 4 informan yang memberikan tanggapan positif dan 6 informan yang memberikan tanggapan negatif. Dari segi jam tayang ada 7 informan yang memberikan tanggapan positif dan 3 informan lainnya memberikan tanggapan negatif. Analisis data dari penelitian ini juga dibagi menjadi tanggapan positif dan negatif berdasarkan hasil temuan dari penelitian tentang sinetron “Preman Pensiun”. Tanggapan positif dari para informan diberikan, karena merasa terhibur oleh pemeran Komar dan Ubed yang berbeda dengan preman pada umumnya. Isi cerita yang dinilai menarik ketika para preman memberikan keamanan bagi para penjual di pasar bukan untuk mencari masalah. Sedangkan untuk teguran KPI tentang adegan kekerasan diterima oleh para informan tersebut, karena tidak baik untuk ditunjukan. Tentang jam tayang dianggap efektif, karena bisa mendapatkan hiburan setelah selesai berkerja di sore hari. Disisi lain tanggapan negatif diberikan oleh para informan yang merasa bahwa pemeran Komar yang berbicara kemayu dan aksi copet Ubed dapat membawah pengaruh yang buruk. Dari segi cerita mengenai iuran keamanan dianggap tidak adil untuk para penjual yang tidak pernah meminta, namun dari sisi adegan kekerasan yang ditegur oleh KPI dianggap oleh beberapa informan sebagai tindakan yang berlebihan oleh KPI. Para informan merasa bahwa tidak semua hal baik ditunjukan namun sebaliknya agar penonton dapat menilai mana yang baik dan tidak baik. Sedangkan jam tayang pada pukul 17.00 WIB dianggap kurang efektif, karena anak-anak juga bisa menontonnya dan sebaiknya dipindahkan ke pukul 19.00 yang pada saat itu anak-anak sedang belajar. Kesimpulan dari penelitian ini adalah beberapa informan yang menonton sinetron “Preman Pensiun” memberikan tanggapan positif yang dimana para informan terhibur dengan para pemeran, isi cerita dan merasa bahwa jam tayang sinetron tersebut sudah efektif. Namun ada juga yang memberikan tanggapan negatif karena tidak menyukai beberapa adegan pemeran, isi cerita dan juga jam tayang yang dianggap tidak efektif dari sinetron “Preman Pensiun”. Sedangkan saran dari penelitian ini bagi para penonton adalah penonton dapat memilih tayangan televisi yang dapat memberikan pengetahuan dan informasi sehingga dapat menilai tayangan apa yang dapat dicontohi dan yang tidak dapat dicontohi.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
J Political Science > JA Political science (General)
Divisions: Faculty of Social Science and Political Science > Communication Study Program
Depositing User: Unnamed user with username lidia borges
Date Deposited: 03 Oct 2018 02:56
Last Modified: 03 Oct 2018 02:56
URI: http://repository.unwira.ac.id/id/eprint/4225

Actions (login required)

View Item View Item