Hambatan Pelaksanaan Kesepakatan Pengadaan Tanah Untuk Pembangunan Pagar Pengaman Bandar Udara Wunopito Lewoleba

MAKING, Maria Theresa Arias (2019) Hambatan Pelaksanaan Kesepakatan Pengadaan Tanah Untuk Pembangunan Pagar Pengaman Bandar Udara Wunopito Lewoleba. Diploma thesis, Unika Widya Mandira.

[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (165kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (398kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (298kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (251kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (210kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (248kB)

Abstract

Pengadaan Tanah merupakan kegiatan menyediakan tanah dengan cara memberikan ganti rugi yang layak dan adil kepada pihak yang berhak. Salah satu sumber aturan umum dari perolehan hak atas tanah juga mengacu pada KUHPerdata Pasal 1320 mengenai syarat sahnya perjanjian yang salah satusyaratnya berupa kesepakatan. Sebagai syarat dalam perjanjian maksud dari kata sepakat adalah kedua belah pihak yang membuat perjanjian setuju mengenai hal-hal yang pokok dalam kontrak. Namun pada masa sekarang banyaknya kesepakatan yang dibuat tetapi tidak dilaksanakan dengan baik yang dikarenakan adanya hambatan yang terjadi antara para pihak yang membuat kesepakatan.Pada prakteknya sering terjadinya hambatan dalam pelaksanaan kesepakatan. Salah satu kasus yang menunjukan masalah tersebut yaitu padaKonflik sengketa Tanahyang terjadi diKecamatan Nubatukan Kabupaten Lembatamengenai Pengadaan Tanah untuk Pembangunan Pagar pengaman Bandar Udara Wunopito. Masalah dalam penulisan skripsi ini yaitu: Apa Hambatan Pelaksanaan Kesepakatan Pengadaan Tanah UntukPembangunan Pagar Pengaman Bandar Udara Wunopito Lewoleba dan Upaya apa yang telah dilakukan untuk mengatasi Hambatan-Hambatan dalam Pelaksanaan Kesepakatan Pengadaan Tanah Untuk Pembangunan Pagar Pengaman Bandar Udara Wunopito? Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui Hambatan Pelaksanaan Kesepakatan Pengadaan Tanah Untuk Pembangunan Pagar Pengaman Bandar Udara Wunopito dan Upaya yang telah dilakukan untuk mengatasi Hambatan Pelaksanaan kesepakatan Pengadaan Tanah untuk Pembangunan Pagar PengamanBandar Udara Wunopito.Penelitian ini merupakan penelitian Hukum Empiris. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu wawancara dan studi dokumen dan Metode analisis data yang digunakan dalam hal ini adalah analisis Deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian yang dilakukan bahwa dalam pelaksanaan kesepakatan pengadaan tanah untuk pembangunan pagar pengaman Bandar Udara Wunopito terjadi Hambatan-hambatan. Hambatan yang terjadi yaitu: 1 AdanyaPemilik Lahan Yang belum jelas; 2.Terjadinya proses waristanpa balik nama;4.Tidak adanya sepakat dengan harga yang ditawarkan oleh Tim Penilai Harga Tanah (Apprisial); 5.Kendala Ganti Rugi dan Upayayang telah dilakukan untuk mengatasiHambatantersebut yaitu: 1. Adanya peran aktif panitia pengadaan tanah dalam melakukan musyawarahmufakat; 2.Memberikan pemahaman dan pengertian fungsi social Tanah. Kesimpulan dari hasilpenelitianyang penulislakukan bahwaPelaksanaan Kesepakatan pengadaan tanah untuk Pembangunan Pagar Pengaman Bandar Udara Wunopito di Kabupaten lembataini mengalami sejumlah hambatan, dan Pemerintah Daerah sudah melakukan upaya untuk mengatasi hambatan-hambatan yang terjadi namun hasilnya belum maksimal.Sehingga diharapkan agar pemilik tanah juga lebihmemahami mengenai fungsi social atas tanah untuk kepentingan umum

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor
H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
T Technology > TE Highway engineering. Roads and pavements
Divisions: Fakultas Hukum > Program Studi Hukum
Depositing User: S.Ptk Hendra Silvester
Date Deposited: 18 Oct 2019 05:19
Last Modified: 18 Oct 2019 05:19
URI: http://repository.unwira.ac.id/id/eprint/443

Actions (login required)

View Item View Item