Implementasi Pembangunan Desa Perbatasan ( Studi Kasus Desa Alas Selatan Kecamatan Kobalima Timur Kabupaten Malaka)

MANEK, Agridiana Yunita (2018) Implementasi Pembangunan Desa Perbatasan ( Studi Kasus Desa Alas Selatan Kecamatan Kobalima Timur Kabupaten Malaka). Diploma thesis, Widya Mandira Catholic University.

[img] Text
Abstrak.pdf

Download (869kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (489kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (490kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (119kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (979kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (554kB)
[img] Text
BAB VI.pdf

Download (305kB)

Abstract

Desa Alas Selatan adalah Desa yang bersentuhan langsung dengan perbatasan Indonesia- Timor Lesta. Sebagai daerah yang berhadapan langsung dengan Negara lain, maka harus dipelihara dengan baik. Hal ini karena daerah adalah bagian terdepan ke Negara Asing. Dengan mendirikan Alas Selatan menjadi desa yang baik berarti membangun Indonesia sebagai negara yang baik juga. Masalah dalam penelitian ini adalah Implementasi Pembangunan Desa Perbatasan di Desa Alas Selatan Kecamatan Kobalima Timur Kabupaten Malaka. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan beberapa kebijakan yang diterapkan Desa Alas Selatan, Kecamatan Kobalima Timur, Kabupaten Malaka. Teori yang digunakan sebagai acuan konseptual studi ini yaitu model implementasi oleh Goerge C. Edwar III . Dalam pendekatan teori ini terdapat empat variabel yang mempengaruhi keberhasilan impelementasi suatu kebijakan, yaitu : 1. Komunikasi; 2. Sumber daya; 3. Disposisi; dan 4. Struktur birokrasi. Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif Kualitatif. Sumber data primer adalah data yang diperoleh secara langsung dari responden, sedangkan data sekunder adalah data/informasi yang diperoleh guna menunjang data primer melalui teknik dokumentasi dengan mempelajari kebutuhan dari peneliti. Teknik penelitian yang digunakan adalah teknik wawancara, dan dokumentasi selanjutnya data dianalisis secara kualitatif yaitu suatu teknik dengan menggambarkan permasalahan dan fenomena yang terjadi mengenai implementasi Pembangunan Desa Perbatasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1). Aspek Komunikasi, penyaluran informasi belum begitu efektif,karena kurangnya partisipasi masyarakat dalam menghadiri pertemuan yang diadakan di Kantor Desa. 2). Aspek Sumberdaya, rendahnya tingkat pendidikan aparat Desa Alas Selatan juga mempengaruhi kurangnya kemampuan dalam mengelola kebijakan untuk pengembangan desa. 3). Sikap Pelaksana, aparat yang sangat bertanggungjawab sehingga Masyarakat sekitar Desa Alas Selatan pun turut mendukung dalam pelaksanaan pembangunan tersebut. 4). Struktur Birokrasi,Standart Operating Procedure dimiliki dalam mengimplementasikan pembangunan di Desa Alas Selatan pada tahun 2016 sudah tersedia dengan baik oleh Pemerintah Pusat. Artinya struktur birokrasi sudah tersedia dari mulai level yang paling tinggi yaitu provinsi hingga ke level yang paling rendah yaitu daerah. Ketersediaan kelembagaan ini dimaksudkan supaya setiap lembaga yang ditunjuk memiliki tugas dan wewenang masing-masing dalam melaksanakan implementasi pembanguan tahun 2016. Karena dengan adanya kejelasan tugas dan beban kerja dari setiap instansi akan memberikan kemudahan bagi instansi lainnya dalam mengerjakan tugasnya. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa implementasi pembangunan desa perbatasan di Desa Alas Selatan dapat berjalan dengan lancar dan sudah dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat di Desa Alas Selatan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Implementasi Pembangunan, Pembangunan Desa Perbatasan.
Subjects: J Political Science > JA Political science (General)
J Political Science > JS Local government Municipal government
T Technology > TF Railroad engineering and operation
Divisions: Faculty of Social Science and Political Science > Government Study Program
Depositing User: S.Ptk Damianus Dami
Date Deposited: 25 Oct 2018 02:37
Last Modified: 25 Oct 2018 02:37
URI: http://repository.unwira.ac.id/id/eprint/5044

Actions (login required)

View Item View Item