Analisis Kemampuan Keuangan Daerah Pada Pemerintah Daerah Kabupaten Malaka Tahun Anggaran 2015-2017

LAMARIANG, Ansys Sergius Daton (2019) Analisis Kemampuan Keuangan Daerah Pada Pemerintah Daerah Kabupaten Malaka Tahun Anggaran 2015-2017. Diploma thesis, Unika Widya Mandira.

[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (657kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (127kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (355kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (435kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (660kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (464kB)
[img] Text
BAB VI.pdf

Download (366kB)

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana kemampuan keuangan daerah Kabupaten Malaka dalam pelaksanaan otonomi daerah? Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui kemampuan keuangan daerah Kabupaten Malaka dalam pelaksanaaan otonomi daerah. Penelitian dilaksanakan pada Kabupaten Malaka dengan memperoleh data melalui BPPKAD, Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder, Jenis data yang digunakan adalah data kualitatif dan data kuantitatif, Teknik pengumpulan data dengan cara wawancara dan dokumentasi, sedangkan Teknik Analisis Data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil analisis rasio keuangan yang digunakan dalam menganalisis kemampuan keuangan pemerintah daerah Kabupaten Malaka tahun anggaran 2015-2017 diketahui bahwa : (1) Analisis rasio keuangan Derajat Desentralisasi menunjukan secara umum nilai rata-rata dari periode tahun anggaran 2015-2017 adalah sebesar 4,006%. Hal ini menujukan derajat kontribusi PAD terhadapat Total Pendapatan Daerah masih sangat rendah. (2) Analisis Rasio Ketergantungan Keuangan Daerah menunjukan secara umum nilai rata-rata dari periode tahun anggaran 2015-2017 adalah sebesar 93,87%. Kondisi ini menunjukan tingkat ketergantungan keuangan daerah yang sangat tinggi karena berada dalam skala 75-100% dengan pola hubungan yang bersifat instruktif. (3) Analisis Rasio Kemandirian Keuangan Daerah menunjukan secara umum nilai rata-rata dari periode tahun anggaran 2015-2017 adalah sebesar 4,25%, kondisi ini menunjukan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Malaka memiliki tingkat kemandirian keuangan yang sangat rendah dengan pola hubungan yang bersifat instruktif. (4) Analisis Rasio Derajat Kotribusi BUMD hanya dihitung pada periode tahun anggaran 2017. Dari hasil analisis terlihat bahwa Rasio Derajat Kontribusi BUMD pada periode tahun anggaran 2017 adalah sebesar 0,85%. Dari hasil penelitian ini disarankan : (1) Pemerintah Daerah Kabupten Malaka diharapkan mampu mengoptimalkan lagi pengelolaan PAD dan menggali potensi-potensi daerahnya yang potensial bagi pemasukan PAD, sehingga semakin tinggi kontribusi PAD maka semakin tinggi pula kemampuan Pemerintah dalam penyelenggaraan desentralisasi dan lebih mandiri dalam membiayai pemerintahannya dan tidak tergantung pada sumber penerimaan keuangan dari transfer pemerintah pusat dan provinsi. (2) Perusahaan Milik Daerah (BUMD) diharapakan dapat berperan aktif, baik dalam menjalankan fungsi dan tugasnya maupun sebagai kekuatan perekonomian daerah, sehingga laba dari BUMD memberikan konribusi yang besar terhadap Pendapatan Asli Daerah.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Derajat Desentralisasi, Ketergantungan Keuangan Daerah, Kemandirian Keuangan Daerah, Kontribusi BUMD
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HJ Public Finance
J Political Science > JS Local government Municipal government
Divisions: Fakultas Ekonomika dan Bisnis > Program Studi Akuntansi
Depositing User: andre berek
Date Deposited: 23 Oct 2019 04:27
Last Modified: 23 Oct 2019 04:27
URI: http://repository.unwira.ac.id/id/eprint/507

Actions (login required)

View Item View Item