Analisis Pelayanan Publik Di Desa Lewobele (Studi Kasus Pelayanan Surat Keterangan Tidak Mampu Di Desa Lewobele Kecamatan Adonara Tengah Kabupaten Flores Timur)

TOKAN, Aloysius Suban (2021) Analisis Pelayanan Publik Di Desa Lewobele (Studi Kasus Pelayanan Surat Keterangan Tidak Mampu Di Desa Lewobele Kecamatan Adonara Tengah Kabupaten Flores Timur). Undergraduate thesis, Unika Widya Mandira.

[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (812kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (203kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (454kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (324kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (180kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (347kB)
[img] Text
BAB VI.pdf

Download (104kB)

Abstract

Skripsi ini berjudul “ANALISIS PELAYANAN PUBLIK DI DESA LEWOBELE PASCAPEMEKARAN (Studi Kasus Pelayanan Surat Keterangan Tidak Mampu Di Desa Lewobele Kecamatan Adonara Tengah Kabupaten Flores Timur)’’dengan tujuan menggambarkan bagaimana pelayanan SKTM di desa Lewobele pasca pemekaran dan apa saja faktor-faktor yang menghambat pelayanan SKTM di desa Lewobele. Untuk mencapai tujuan tersebut maka peneliti menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang telah diperoleh dari hasil penelitian di olah dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif untuk mengetahui dan memberikan gambaran mengenai pelayanan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) pasca pemekaran di Desa Lewobele, Kecamatan Adonara Tengah. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1) Desa Lewobele dalam memberikan pelayanan pengurusan SKTM sudah cukup maksimal dan memudahkan masyarakat yang mengurus. Prosedur pelayanan SKTM dimulai dari: (a) Pemohon mengajukan rekomendasi SKTM dengan membawa berkas persyaratan kepada petugas penerima berkas, (b) Petugas akan menerima berkas dan melakukan pengecekan kelengkapan berkas, (c) kaur administrasi akan memvalidasi dan memberikan persetujuan SKTM tersebut. 2) Kedisiplinan Petugas Desa Lewobele masih terbilang lamban karena lamanya jam masuk kantor yang menyebabkan masyarakat harus menunggu pegawai untuk menerima pelayanan SKTM. 3) Petugas desa Lewobele belum begitu bertanggung jawab dalam memberikan pelayanan, masih ada masyarakat yang mengeluhkan pelayanan yang diberikan lamban mendapatkan respon dan adanya perilaku nepotisme dari aparat desa. 4) Dalam memberikan pelayanan SKTM Desa Lewobele tidak dipungut biaya. Saran yang ingin penulis sampaikan bahwa Desa Lewobele perlu meningkatkan fasilitas sarana dan prasarana yang masih kurang seperti komputer, printer, wifi, toilet, genset, lahan parkir, serta harus memiliki gedung tersendiri.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Pelayanan Publik, Pasca Pemekaran, SKTM
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
J Political Science > JS Local government Municipal government
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Administrasi Publik
Depositing User: ST.,MM Inggrit Junita Palang Ama
Date Deposited: 23 May 2022 02:10
Last Modified: 23 May 2022 02:10
URI: http://repository.unwira.ac.id/id/eprint/6122

Actions (login required)

View Item View Item