Upaya Pemerintah Dalam Mengembangkan Usaha Sosial Ekonomi Perempuan Melalui Kearifan Lokal Tenun Ikat Tradisional Di Kota Lewoleba Kabupaten Lembata

LEJAP, Maximianus Demon (2017) Upaya Pemerintah Dalam Mengembangkan Usaha Sosial Ekonomi Perempuan Melalui Kearifan Lokal Tenun Ikat Tradisional Di Kota Lewoleba Kabupaten Lembata. Diploma thesis, Universitas Katolik Widya Mandira.

[img] Text
FILE ABSTRAK.pdf

Download (385kB)
[img] Text
file BAB I.pdf

Download (221kB)
[img] Text
file BAB II.pdf

Download (260kB)
[img] Text
file BAB III.pdf

Download (177kB)
[img] Text
file BAB IV.pdf

Download (334kB)
[img] Text
file BAB V.pdf

Download (248kB)
[img] Text
file BAB VI.pdf

Download (146kB)

Abstract

Masalah pokok penelitan ini adalah bagaimana upaya pemerintah dalam mengembangkan usaha sosial ekonomi perempuan melalui tenun ikat di Kota Lewoleba Kabupaten Lembata. Adapaun tujuan dari penelitian ini yaitu menggambarkan upaya pemerintah dalam mengembangkan usaha sosial ekonomi perempuan melalui kearifan lokal tenun ikat tradisional di Kota Lewoleba Kabupaten Lembata. Untuk memecahkan masalah pokok di atas digunakan konsepsi yang dirumuskan yaitu upaya pemerintah yang mengacu pada aspek kemudahan dalam akses permodalan, bantuan pembangunan prasarana, pengembangan skala usaha, pengembangan jaringan usaha, pemasaran dan kemitraan usaha, pengembangan sumber daya manusia. Hal inilah yang digunakan sebagai indikator untuk melihat upaya pemerintah dalam mengembangkan usaha sosial ekonomi perempuan melalui kearifan lokal tenun ikat tradisional. Metode yang digunakan: metode deskriptif. Sumber data primer adalah para informan, sedangkan data-data sekunder adalah data-data yang berkaitan dengan variabel penelitian. Variabel utama dalam penelitian ini adalah upaya pemerintah dalam memberi kemudahan akses permodalan, bantuan pembangunan prasarana, pengembangan skala usaha, pengembangan jaringan usaha, pemasaran dan kemitraan usaha, dan pengembangan sumber daya manusia. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisa mengunakan teknik analisa deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa upaya pemerintah dalam mengembangkan usaha sosial ekonomi perempuan melalui kearifan lokal tenun ikat tradisional sudah cukup baik. Dilihat dari: 1) Upaya pemerintah dalam aspek kemudahan permodalan menunjukan bahwa modal yang digunakan kelompok tenun ikat Pupu Santa di Kelurahan Lewoleba Selatan Kabupaten Lembata yaitu bersumber dari pemerintah. Dalam memperoleh modal dari pemerintah kelompok tidak mendapat kesulitan yang berarti. Kelompok hanya memasukan proposal dan kemudian dana dikeluarkan. Selanjutnya modal yang didapat tersebut dikembangkan dan diangsur kembali ke pemerintah setiap bulannya. Modal tersebut harus dikembalikan agar pada tahun berikutnya kelompok bisa mendapatkan lagi. Kelompok hanya mendapat modal dari pemerintah dan usaha kelompok sendiri. 2) Bantuan pembangunan parasarana menunjukan bahwa sarana penunjang kegiatan kelompok tenun ikat Pupu Santa dibantu oleh pemerintah dan swadaya kelompok. Hal ini dilihat dari pembangunan gedung, pagar, papan nama, lemari, dan beberapa alat tenun diadakan secara langsung oleh pemerintah. Tetapi dalam hal pemasaran secara online, kelompok belum mempunyai akses kesana karena keterbatasan pengetahuan. 3) Upaya dalam bantuan pengembangan skala usaha sudah dijalan oleh pemerintah. Terlihat dari penambahan alat tenun untuk meningkatkan hasil produksi, serta pelatihan- pelatihan dalam hal pengembangan produk. Hasil dari pelatihan dapat dilihat dari kelompok sudah bisa menghasilkan tas dan dompet dari kain tenun ikat ini menunjukan adanya pengembangan skala usaha dari hasil sarung berkembang ke produk lain yang kreatif berupa tas dan dompet. 4) Upaya dalam pengembangan jaringan usaha, pemasaran dan kemitraan belum ada. Pemasaran juga masih sebatas lingkup Lembata, namun pemerintah terus berusaha memperkenalkan produk tenun ikat untuk bisa membantu kelompok dalam menarik konsumen melalui event-event atau kegiatan yang diselenggarakan oleh pemerintah. 5) Upaya dalam mengembangkan sumber daya manusia juga terus dilakukan pemerintah. Melihat bahwa semakin berkembangnya pasar dan perkembangan jaman membuat pemerintah terus berupaya mengembangkan SDM masyarakat agar bisa menghasilkan produk mereka sesuai dengan permintaan dan keinganan pasar. Berdasarkan hasil analisa penelitian dapat ditarik kesimpulan dan direkomendasikan : 1) Dalam mempermudah usaha kecil memperoleh modal pemerintah harus bekerja sama dengan lembaga keuangan, agar usaha kecil tidak mendapat modal hanya dari pemerintah tetapi juga dari lembaga keungan untuk memperkuat modal usaha kecil. 2) Upaya dalam bantuan pembangunan prasarana sebaiknya tidak hanya membangun gedung untuk usaha kecil saja, tetapi bagaimana menciptakan suatu sarana pasar tetap untuk dapat memasarkan produk usaha kecil. Pemasaran kerajinan tenun ikat akan semakin terbantu jika ditambah dengan penggunaan media elektronik khususnya media internet, sehingga jangkauan pemasaran akan semakin luas. 3) Dalam mengembangkan skala usaha pemerintah serta usaha kecil harus bisa menarik minat generasi muda agar bisa membantu untuk mengembangkan tenun ikat sehingga produk tenun ikat lebih kreatif lagi. 4) Pengembangan jaringan usaha, pemasaran dan kemitraan sebaiknya kelompok membangun kontrak kerja dengan pihak lain atau pengusaha agar meningkatkan pemasaran hasil produk kelompok. 5) Upaya pengembangan sumber daya manusia sebaiknya dilakukan secara rutin terhadap usaha kecil tenun ikat. Sehingga para perajin dapat membuat inovasi dan meningkatkan kreativitas pada tenun ikat, agar karya mereka lebih diminati lagi oleh masyarakat lokal maupun mancanegara

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology
J Political Science > JA Political science (General)
J Political Science > JS Local government Municipal government
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Pemerintahan
Depositing User: Andreas M. Pati
Date Deposited: 01 Nov 2019 01:01
Last Modified: 01 Nov 2019 01:02
URI: http://repository.unwira.ac.id/id/eprint/686

Actions (login required)

View Item View Item