Tanggung Jawab Pemilik Usaha Dagang (UD)Terhadap Waktu Kerja Dan Pengupahan Pekerja Di Kota Ruteng Kabupaten Manggarai

MADI, Rofinus (2018) Tanggung Jawab Pemilik Usaha Dagang (UD)Terhadap Waktu Kerja Dan Pengupahan Pekerja Di Kota Ruteng Kabupaten Manggarai. Diploma thesis, Universitas Katolik Widya Mandira.

[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (433kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (147kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (137kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (137kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (104kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (104kB)

Abstract

Berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945,Pembangunan ketenagakerjaan merupakan bagian integral dari pembangunan nasional dilaksanakan dalam rangka pembangunan manusia Indonesia seutuhnya dan pembangunan masyarakat Indonesia seluruhnya untuk meningkatkan harkat,martabat,dan harga diri Pekerja/ Buruh serta mewujudkan masyarakat sejahtera, adil, makmur, dan merata, baik materiil maupun spiritual. Kehadiran UU No 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan seharusnya membawa dampak yang baik terhadap pekerja/buruh di Kota Ruteng Kabupaten Manggarai karena dalam UU tersebut sudah mengatur tentang Pengupahan dan waktu kerja yang dibebankan kepada Pekerja/buruh.Begitu pula dengan adanya Surat Keputusan Gubernur Nusa Tenggara Timur No. 283/KEP/HK/2017 Tentang Upah Minimum Provinsi per tahun 2018 sebesar Rp.1.660. 000.000 (satu jutua enam ratus enam puluh ribu rupiah). Namun yang terjadidi Kota Ruteng Kabupaten Manggarai Upah yang diterima oleh pekerja/buruh dibawah ketentuan surat keputusan Gubernur tersebut. Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana tanggung jawab pemilik usaha dagang terhadap waktu kerja dan upah pekerja/buruh di Kota Ruteng Kabupaten Manggarai. Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui tangung jawab pemilik usaha dagang terhadap Waktu Kerja dan Upah Pekerja/buruh di Kota Ruteng Kabupaten Manggarai. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode pendekatan yuridis sosiologis. Pendekatan yuridis sosiologis adalah menekan penelitian yang bertujuan memperoleh pengetahuan hukum secara empiris dengan jalan terjun langsung ke obyeknya. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan jenis penelitian deskriptif yang bertujuan menggambarkan secara tepat sifat-sifat individu, keadaan, gejala atau kelompok tertentu atau untuk menentukan penyebaran suatu gejala, atau untuk menentukan ada tidaknya hubungan antara suatu gejala degan gejala lain dalam masayrakat. Hasil dari penelitian ini Menunjukanbahwa Tanggung Jawab Pemilik Usaha Dagang Terhadap Upah Pekerja/buruh di Kota Ruteng tidak berjalan dengan baik seperti apa yang diamanatkan oleh UU No.13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan dan Surat Keputusan Gubernur Nusa Tenggara Timur No. 283/KEP/HK/2017 Tentang Upah Minimum Provinsi per tahun 2018. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulakan bahwa tanggung jawab pemilik usaha dagang terhadap upah dan waktu kerja tidak berjalan dengan baik seperti apa yang diamanatkan oleh UU No. 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan. Hal ini disebabkan karena minimnya pengetahuan dari pekerja/buruh tentang pengupahan dan waktu kerja dan juga ada pembiaran dari pemerintah daerah Manggarai yang dimana sampai hari ini belum membuat Surat Keputusan yang mengatur tentang Upah minimum Kabupaten yang bertujuan untuk melakukan pengontrolan terhadap pengusaha yang mempekerjakan pekerja/buruh dengan melebihi waktu kerja sebagaimana telah ditentukan oleh UU Ketenagakerjaandan pengupahan yang tidak sesuai dengan Upah Minimum Kabupaten ataupun Upah Minimum Provinsi.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce
J Political Science > JS Local government Municipal government
K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > Program Studi Hukum
Depositing User: S.Ptk Dami Damianus
Date Deposited: 04 Nov 2019 01:13
Last Modified: 04 Nov 2019 01:13
URI: http://repository.unwira.ac.id/id/eprint/740

Actions (login required)

View Item View Item