Peningkatan Disiplin Belajar Siswa Di Sekolah Dengan Penerapan Teknik Shaping Dalam Layanan Konseling Kelompok (Studi Deskriptif Kuantitatif pada Siswa Kelas XI MIA1 SMA Negeri 9 Kupang Tahun Pelajaran 2018/2019)

IFONILA, Richarda Febriani (2019) Peningkatan Disiplin Belajar Siswa Di Sekolah Dengan Penerapan Teknik Shaping Dalam Layanan Konseling Kelompok (Studi Deskriptif Kuantitatif pada Siswa Kelas XI MIA1 SMA Negeri 9 Kupang Tahun Pelajaran 2018/2019). Diploma thesis, Unika Widya Mandira.

[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (403kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (169kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (223kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (342kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (812kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (163kB)

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah “Apakah penerapan teknik shapingdalam layanan konseling kelompok efektif meningkatkan disiplin belajar siswa kelas XI MIA1 SMA Negeri 9 Kupang Tahun Pelajaran 2018/2019?”. Tujuan penelitian adalah : “untuk mengetahui efektivitas penerapan teknik shaping dalam layanan konseling kelompok untuk meningkatkan disiplin belajar siswa kelas XI MIA1 SMA Negeri 9 Kupang Tahun Pelajaran 2018/2019”. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif dengan tipe penelitian pra-eksperimen. Instrumen penelitian yang digunakan berupa pedoman observasi dan panduan pelaksanaan teknik shaping dalam layanan konseling kelompok. Analisis data dilakukan secara individual yakni dengan cara mentabulasikan hasil pengukuran setiap subjek penelitian pada tahap Baseline1 (A1) dan Baseline2 (A2) dan menggambarkan dalam grafik. Komponen yang dianalisis meliputi trend stabilitas/kecenderungan stabilitas perubahan level yang terjadi pada fase Baseline1 (A1) dan Baseline 2 (A2). Hasil analisis data penelitianini menunjukkan bahwa penerapan teknik shaping dalam layanan konseling kelompok efektif meningkatkan disiplin belajar siswa di sekolah kelas XI MIA1,yang dibuktikan dengan trend stabilitas/kecenderungan stabilitas yang cenderung rendah pada fase baseline 1 (A1), dan cenderung meningkat pada fase baseline 2(A2). Berdasarkan hasil penelitian ini, maka peneliti memberikan saran kepada: 1).Kepala Sekolah sebagai pimpinan tetinggi diharapkan dapat meningkatkan kerja sama dengan seluruh personil sekolah khususnya dengan guru bimbingan dan konseling untuk dapat mengatasi siswa yang mengalami masalah kurang disiplin belajar. 2).Bagi Guru Bimbingan dan Konselingdiharapkan lebih insentif dalam memberikan layanan konseling kelompok dengan menggunakan teknik shaping bagi para siswa yang kurang disiplin dalam belajar, sehingga siswa tersebut tidak melakukan perilaku yang menyimpang di sekolah. 3). Bagi Guru Mata Pelajaran hendaknya bekerja sama dengan guru bimbingan dan konseling dalam melaksanakan layanan konseling kelompok dengan menggunakan teknik konseling salah satunya shapinguntuk meningkatkan disiplin belajar siswa. 4). Bagi siswadiharapkan lebih aktif dalam mengikuti dan memanfaatkan layanan bimbingan dan konseling khususnya layanan konseling kelompok dengan teknik shaping untuk meningkatkan disiplin belajar siswa.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
L Education > LB Theory and practice of education
L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Program Studi Bimbingan dan Konseling
Depositing User: S.Ptk Dami Damianus
Date Deposited: 01 Nov 2019 03:19
Last Modified: 01 Nov 2019 03:19
URI: http://repository.unwira.ac.id/id/eprint/741

Actions (login required)

View Item View Item