Immanuel Kant Tokoh Yang Concern Terhadap Perdamaian Abadi (Sebuah Tinjauan Filosofis-Politis)

BATU, Octavianus Welhelmus (2019) Immanuel Kant Tokoh Yang Concern Terhadap Perdamaian Abadi (Sebuah Tinjauan Filosofis-Politis). Diploma thesis, Universitas Katolik Widya Mandira.

[img] Text
ABSTRAKSI.pdf

Download (145kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (162kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (267kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (198kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (251kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (172kB)

Abstract

Pada dasarnya perang merupakan suatu hal yang tidak diinginkan semua manusia. Manusia di dalam lubuk hatinya yang terdalam menginginkan perdamaian bukan peperangan. Hadirnya agama-agama yang mengajarkan cinta kasih kepada manusia, menjadi bukti bahwa memang benar manusia menginginkan perdamian. Kendati demikian, perjalanan mansia di bumi ini tidak luput dengan adanya perang antar negara yang turut mewarnai hidup ini. Acapkali, perang membawa dampak kerugian yang sangat besar mulai dari jutaan orang meninggal, hancurnya fasilitas, dan lain-lain. Di dalam diri manusia ada sifat hewani dan egoistik (asosial) maupun sifat budiah dan hormat pada hukum (sosial). Manusia petama-tama hidup dengan naluri hewani yang sangat kuat. Manusia hidup semaunya tanpa ada aturan hukum yang mengatur. Siapa yang kuat dia berkuasa. Karena itu, tidak dapat dihindarkan antar manusia terjadi peperangan: desa lawan desa, klen melawan klen dan suku melawan suku. Namun kemudian dengan semakin sering berhubungan ekonomis secara barter, manusia belajar melihat orang lain sebagai sesamanya, dan pada gilirannya akal budi pun mulai memasuki kehidupan psikososial. Berdasarkan alasan-alasan akal budi, di samping pertimbangan untung-rugi, manusia lantas mengadakan semacam perjanjian sosial dan politik. Oleh sebab itu, lahirlah hukum sebagai kaidah objektif yang mengatur hubungan antar manuisa dan sekaligus menghapus kesewenang-wenangan pihak yang satu dengan yang lainnya. Seperti dalam kutipan di atas, dengan sifat sosial sekaligus asosial ini manusia pada dirinya mengandung antagonisme. Dalam konteks hidup bersama, antagonisme ini xi termanifestasi dalam kecenderungan untuk menginginkan adanya hukum universal yang dapat membatasi kebebasan semua orang. Kendati demikian, manusia juga memiliki kecenderungan untuk melepaskan diri dari hukum universal tersebut. Namun meskipun pada dirinya memiliki sifat sosial sekaligus asosial, manusia memiliki kemampuan rasional yang dapat membebaskannya dari belenggu antagonisme tersebut. Problem politik bagi Kant adalah realisasi imperatif kategoris. Imperatif kategoris adalah perintah mutlak dan berlaku secara umum sehingga bersifat universal. Perdamaian merupakan perintah mutlak dan bersifat umum. Perdamaian lahir dari keinginan luhur terdalam manusia. Perang terjadi hanya karena manusia kurang bisa mengolah ego yang terlalau tinggi untuk kepentingan diri dan kelompok. Hal ini yang membuat rasio terbelenggu maka tidak berpikir jernih lagi. Karena kelemahan inilah, manusia membutuhkan hukum untuk menjauhkannya dari kepentingan dan mendorong untuk mematuhi kehendak yang secara universal valid. Jika masyarakat ingin dibangun, anggota-anggotanya haruslah dipaksa bertindak sesuai hukum. Untuk itu negara harus dibangun di atas kebebasan setiap manusia, persamaan warga negara, dan ketergantungan-ketergantungan individu pada dirinya sendiri. Semua hukum yang diundangkan negara haruslah didasarkan atas prinsip-prinsip ini. Kehendak moral bebas akan berfungsi secara efektif hanya ketika manusia dilindungi dari tindakan jahat yang dilakukan sesamanya. Di sinilah peran negara sebagai pelaksanaan tatanan menjadi jelas. Dalam arti tertentu masyarakat politik melambangkan imperatif kategoris, karena melalui perangkat hukum-hukumnyalah tindakan sukarela orang disesuaikan menurut hukum universal.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > B Philosophy (General)
B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion
K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Filsafat > Program Studi Ilmu Filsafat
Depositing User: S.Ptk Dami Damianus
Date Deposited: 01 Nov 2019 02:58
Last Modified: 01 Nov 2019 02:58
URI: http://repository.unwira.ac.id/id/eprint/750

Actions (login required)

View Item View Item