Identifikasi Senyawa Hasil Ekstraksi Kombinasi Daun Kumis Kucing (Orthosiphon aristatus) dan Daun Sirsak (Annona muricata L.)

DETHAN, Reski (2019) Identifikasi Senyawa Hasil Ekstraksi Kombinasi Daun Kumis Kucing (Orthosiphon aristatus) dan Daun Sirsak (Annona muricata L.). Diploma thesis, Universitas Katolik Widya Mandira.

[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (481kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (142kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (644kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (226kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (252kB)

Abstract

Fitokimia atau kimia tumbuhan sangat berkaitan erat dengan organik bahan alam dari biokimia tumbuhan. Kemajuan fitokimia sangat dibantu metode penjaringan untuk menjaring tumbuhan sehingga diperoleh senyawa yang khas. Hal ini disebabkan karakteristik gugus senyawa atom berbeda. Metode identifikasi gugus atom atau unsur-unsur senyawa dalam tanaman bergantung pada sifat fisiko kimia yang didukung dengan identifikasi secara kualitatif. Beberapa tanaman yang dapat diidentifikasi sacara ilmiah antara lain daun kumis kucing dan daun sirsak. Kombinasi daun kumis kucing dan daun sirsak mengandung sejumlah besar senyawa-senyawa khas yang baru yang kemudian dapat dimanfaatkan oleh manusia. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi ilmiah tentang sifat fisiko-kimia, analisis komponen fitokimia dan analisis komponen senyawa kimia. Analisis fisiko-kimia meliputi penetapan massa jenis, uji kelarutan, penentuan titik didih dan penentuan putar optik. Analisis komponen fitokimia meliputi uji alkaloid, uji falvonoid, uji tanin, uji saponin, uji triterpenoid dan steroid. Analisis komponen senyawa kimia menggunakan KLT, FT-IR dan GC-MS. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen laboratorium. Hasil analisis sifat fisiko-kimia diperoleh ekstrak kombinasi daun kumis kucing (Orthosiphon aristatus) dan daun sirsak (Annona muricata L) memiliki massa jenis 1,03 gr/mL, kelarutan dalam metanol dan air, mempunyai titik didih 900C dan memutar bidang polarisasi ke kanan. Hasil analisis komponen fitokimia yang diperoleh ekstrak kombinasi daun kumis kucing (Orthosiphon aristatus) dan daun sirsak (Annona muricata L) mengandung kelompok senyawa steroid. Hasil analisis komponen senyawa kimia ekstrak kombinasi daun kumis kucing (Orthosiphon aristatus) dan daun sirsak (Annona muricata L) menggunakan FI-TR diperoleh gugus fungsi –OH aromatik, -OH alifatik, -COOH, -CH alifatik, -CH aromatik, C=O, C=C alifatik, ulur CH, =CH, C-O eter, ulur CH-OH dan CH2-O-CH2. Hasil analisis komponen senyawa kimia ekstrak kombinasi daun kumis kucing (Orthosiphon aristatus) dan daun sirsak (Annona muricata L) menggunakan GC-MS diperoleh senyawa Palmitic acid, Phytol, 9,12,15-Octadecatrien-1-ol, Stearic acid, Squalene, D, alpha-Tocopherol, Ergost-5-en-3. Beta-ol, Stigmasta-5,22-dien-3-ol, Ethycholest-5-en-3.beta-ol, Stigmasta-4-en-3-one, 4,6,10-trihydroxy-5-methoxy-7-ethyl-9,16-dimethyl-1-oxahexadaca-11,13-dien-2,10-dione dan Methyl 3. Beta-hydroxyolean-12-en-28-oate.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Ekstrak Kombinasi, Daun Kumis Kucing, (Orthosiphon aristatus), Daun Sirsak, (Annona muricata L).
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education
Q Science > QD Chemistry
Q Science > QK Botany
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Program Studi Pendidikan Matematika
Depositing User: S.Ptk Dami Damianus
Date Deposited: 05 Nov 2019 01:40
Last Modified: 05 Nov 2019 01:40
URI: http://repository.unwira.ac.id/id/eprint/763

Actions (login required)

View Item View Item