SURVEY MASALAH BELAJAR SISWA DAN IMPLIKASINYA BAGI BIMBINGAN BELAJAR ( Studi Deskriptif Kuantitatif Pada Siswa Kelas XI Bahasa SMA Terakreditasi PGRI Kupang Tahun Pelajaran 2015/2016 )

Wea, Hendrikus (2016) SURVEY MASALAH BELAJAR SISWA DAN IMPLIKASINYA BAGI BIMBINGAN BELAJAR ( Studi Deskriptif Kuantitatif Pada Siswa Kelas XI Bahasa SMA Terakreditasi PGRI Kupang Tahun Pelajaran 2015/2016 ). Diploma thesis, Widya Mandira Chatolic University.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (387kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (195kB) | Preview
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (223kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (186kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (360kB)
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (860kB) | Preview

Abstract

Judul skripsi: Survey Masalah Belajar dan Implikasinya Bagi Bimbingan Belajar di Kelas XI Bahasa SMA Terakreditasi PGRI Kupang Tahun Pelajaran 2015/2016. Masalah dalam penelitian ini adalah 1). Masalah-masalah belajar apa saja yang dialami siswa kelas XI SMA Terakreditasi PGRI Kupang tahun pelajaran 2015/2016? 2). Bagaimanakah implikasinya bagi bimbingan belajar? Tujuan penelitian ini adalah 1). Untuk mengetahui masalah-masalah belajar yang dialami siswa kelas XI SMA Terakreditasi PGRI Kupang tahun pelajaran 2015/2016. 2). Untuk mengetahui implikasinya bagi bimbingan belajar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik inventori dan alat pengumpul data berupa Alat Ungkap Masalah (AUM) PTSDL format-2 yang dimodifikasi dari AUM dan yang dikembangkan oleh Prayitno. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah pengolahan AUM secara kelompok. Hasil analisis data menunjukkan bahwa ada masalah yang dominan di kelas XI Bahasa SMA Terakreditasi PGRI Kupang tahun pelajaran 2015/2016 yaitu masalah pada bidang Diri Pribadi (D) seperti kurangnya rasa percaya diri dalam mengikuti pelajaran, kurangnya minat belajar siswa, suka menghayal atau melamun sehingga kurangnya konsentrasi dalam belajar. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa masalah yang paling dominan adalah Diri Pribadi (D) maka implikasinya adalah membuat program bimbingan belajar membuat satuan layanan bimbingan yang berkaitan dengan rasa percaya diri dan minat belajar siswa, membentuk kelompok belajar untuk siswa yang mempunyai masalah dalam bidang diri pribadi dan membuat kegiatan belajar menjadi menarik sehingga siswa tidak cepat jenuh dan bosan. Berdasarkan kesimpulan di atas, peneliti mengajukan beberapa saran kepada: 1). Kepala sekolah hendaknya lebih memberikan perhatian, pengawasan berkenaan dengan pelaksanaan program bimbingan dan konseling terutama program bimbingan belajar pada SMA Terakreditasi PGRI Kupang. 2). Guru BK agar lebih intensif dalam memberikan bimbingan belajar sehingga siswa dapat mengatasi masalah belajar guna mendapat penyesuaian yang baik dalam situasi belajar. 3). Siswa lebih terampil dalam mengatur waktu belajar dan menyiapkan materi belajar.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: L Education > L Education (General)
L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
Divisions: ?? bk ??
Depositing User: Unnamed user with username ande_pati
Date Deposited: 05 Jun 2017 04:26
Last Modified: 05 Jun 2017 04:26
URI: http://repository.unwira.ac.id/id/eprint/825

Actions (login required)

View Item View Item