Analisis Kinerja Keuangan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten Nagekeo Tahun Anggaran 2013-2017

JAWA, Maria Aprilinia Ogho (2019) Analisis Kinerja Keuangan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten Nagekeo Tahun Anggaran 2013-2017. Diploma thesis, Universitas Katolik Widya Mandira.

[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (324kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (244kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (436kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (207kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (360kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (416kB)
[img] Text
BAB VI.pdf

Download (103kB)

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana Kinerja Keuangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten Nagekeo Tahun Anggaran 2013-2017. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah ( APBD) Pemerintah Daerah Kabupaten Nagekeo Tahun Anggaran 2013-2017. Jenis data sumber dalam penelitian ini adalah data sekunder sedangkan data menurut sifat adalah data kuantitaitif dan data kualitatif. Data diolah dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Kinerja Keuangan Pendapatan Daerah Kabupaten Nagekeo secara umum dikatakan baik. Hal ini dibuktikan (a) Varians Pendapatan Daerah dikatakan baik, (b) Pertumbuhan Pendapatan Daerah rata-rata (positif) dengan pertumbuhan yang rendah sebesar 22%, (c) Rasio Keuangan Pendapatan Daerah dilihat dari Derajat Desentralisasi sangat kurang dengan rata-rata 4,59%, Rasio Ketergantungan Keuangan Daerah sangat tinggi dengan rata-rata 95,04%, Rasio Kemandirian Keuangan Daerah sangat rendah dengan rata-rata 4,83%, Rasio Efetivitas PAD cukup efektif dengan rata-rata 95,99%, Derajat Kontribusi BUMD rata-rata lebih dari 0% yaitu 0,62%. (2) Kinerja Keuangan Belanja Daerah Pemerintah Kabupaten Nagekeo secara umum dapat dikatakan baik. Hal ini dibuktikan (a) Varians Belanja Daerah dikatakan baik, (b) Pertumbuhan Belanja Daerah rata-rata (positif) dengan pertumbuhan yang rendah sebesar 7%, (c) Keserasian Belanja Daerah dapat dikatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Nagekeo mengalokasikan sebagian besar anggaran belanjanya untuk Belanja tidak Langsung dengan rata-rata 54% dikatakan cukup serasi, dibandingkan sedangkan Belanja Langsung rata-rata 46% dikatakan cukup serasi, (d) Efisiensi Belanja Daerah menunjukkan rata-rata 83,77% dikatakan efisien, (3) Kinerja Pembiayaan Daerah Kabupaten Nagekeo secara umum dikatakan tidak baik. Hal ini dibuktikan (a) Penggunaan SiLPA Tahun Lalu dikatakan Pemerintah Daerah Kabupaten Nagekeo kurang berhasil dalam menggunakan anggaran yang ada sesuai dengan perencanaan kerja karena masih terdapat sisa anggaran yang begitu besar. Saran untuk Pemerintah Daerah Kabupaten Nagekeo agar meningkatkan PAD Kabupaten Nagekeo sehingga dapat mengurangi tingkat ketergantungan terhadap pemerintah pusat dan meningkatkan kemandirian keuangan daerah dengan megoptimalkan sumber-sumber PAD yang ada.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Kinerja Keuangan, APBD, Anggaran Pendapatan, Anggaran Belanja, Pembiaayaan
Subjects: H Social Sciences > HA Statistics
H Social Sciences > HB Economic Theory
H Social Sciences > HJ Public Finance
J Political Science > JS Local government Municipal government
Divisions: Fakultas Ekonomika dan Bisnis > Program Studi Akuntansi
Depositing User: S.Ptk Dami Damianus
Date Deposited: 20 Nov 2019 03:34
Last Modified: 20 Nov 2019 03:34
URI: http://repository.unwira.ac.id/id/eprint/855

Actions (login required)

View Item View Item