Upaya Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Dalam Pelestarian Budaya Etu(Tinju Adat) Untuk Pengembangan Objek Wisata Di Desa Rendu Tutubhada Kecamatan Aesesa Selatan Kabupaten Nagekeo

HAMUL, Erminus (2018) Upaya Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Dalam Pelestarian Budaya Etu(Tinju Adat) Untuk Pengembangan Objek Wisata Di Desa Rendu Tutubhada Kecamatan Aesesa Selatan Kabupaten Nagekeo. Diploma thesis, Unika Widya Mandira.

[img] Text
ABSTRAK ( HALAMAN JUDUL - DAFTAR ISI DAN DAFTAR TABEL.pdf

Download (758kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (111kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (247kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (121kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (192kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (472kB)
[img] Text
BAB VI.pdf

Download (371kB)

Abstract

Permasalahan pokok yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana upaya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Nagekeo dan Masyarakat desa Rendu Tutubhada dalam melestarikan budaya Etu (tinju adat) untuk pengembangan objek wisata di desa Rendu Tutubhada Kecamatan Aesesa Selatan Kabupaten Nagekeo. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan upaya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Nagekeo dan masyarakat desa Rendu Tutubhada dalam melestarikan budaya Etu(tinju adat) sebagai suatu objek wisata. Untuk menjelaskan tentang upaya dinas Kebudayaan dan Pariwisata dalam pelestarian budaya Etu (tinju adat) maka kerangka teorinya menggunakan konsep- konsep yang dianggap cocok yaitu: a). Konsep upaya, b). Kepariwisataan dan, c). Pengembangan kepariwisataan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik purposive sampling, berdasarkan teknik sampling tersebut maka responden yang ditentukan sebanyak 20 orang. Data dikumpulkan dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik analisis kualitatif. Dalam penelitian ini terdapat lima variabel utama yaitu: (1). Sarana dan prasarana dengan indikatornya sarana pokok kepariwisataan, (2) Produk yang ditawarkan dengan indikatornya yaitu jasa-jasa yang dibutuhkan wisatawan, (3) Promosi/ memperkenalkan objek wisata dengan indikatornya Advertising dan Sales Suppor, (4) Kemampuan sumber daya manusia dengan indikator mentalitas dan kapasitas manusia yang memadai dan nilai sakral dalam budaya Etu, (5) Penataan tata ruang dengan indikatornya: a). tidak menjenuhkan, memiliki suasana yang menyegarkan, b). menarik dan dapat mengurangi beban yang ada dan dapat melahirkan inspirasi yangbarudan baikbagi setiap wisatawan. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa: pertama, Upaya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dalam aspek sarana dan prasarana sudah dilaksanakan dengan baik. Program yang sudah dijalankan oleh pemerintah ini mendapat apresiasi yang luar biasa dari masyarakat. Kedua, Jasa-jasa yang dibutuhkan oleh wisatawan sudah cukup memadai seperti penunjuk jalan, penerjemah, bus pariwisata dan lain-lain. Jasa-jasa ini bukan hanya salah satu pihak saja yang mengadakan, melainkan kerja sama antara pemerintah dengan masyarakat adat kampung Tutubhada dalam menunjang aktifitas para wisatawan. Ketiga, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata sudah melaksanakan tugas mereka dengan baik dalam hal mempromosi budaya etu (tinju adat) kepada kalayak ramai, Pemerintah Desa selalu melakukan promosi etu (tinju adat) setiap tahun kepada masyarakat luar. Bentuk promosi yang mereka lakukan selama ini adalah melalui radio dan media sosial dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata tidak pernah menyediakan sales suppor untuk membagikan browsur atau poster dinding tentang tinju adat karena cara yang biasa mereka gunakan adalah mempromosi melalui surat kabar dan radio. Keempat, pada aspek sumber daya manusia; kedatangan wisatawan asing maupun wisatawan lokal dikampung adat Tutubhada sangat membawa perubahan-perubahan positif kepada masyarakat dan Masyarakat kampung adat Tutubhada sangat menghargai dan menghormati warisan budaya leluhur yang sampai saat ini masih tetap dijalankan atau dilaksanakan. Kelima, pada aspek penataan tata ruang; Kampung adat Tutubhada ini mempunyai daya tarik tersendiri, kampung ini masih sangat tradisional dan masyarakat juga sangat antusias menyambut para wisatawan yang datang berkunjung ke kampung adat tersebut. Berdasarkan hasil penelitian diatas, maka direkomendasikan hal-hal sebagai berikut: pertama, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Nagekeo diharapkan segera membangun tempat penginapan untuk wisatawan asing yang datang menyaksikan pergelaran etu (tinju adat). kedua, diharapkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Nagekeo agar segera mengadakan lagi alat transportasi untuk menunjang aktifitas para wisatawan yang datang menyaksikan pergelaran etu (tinju adat). ketiga, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Nagekeo harus segera melakukan promosi melalui poster dinding dan televisi agar budaya etu lebih dikenal oleh masyarakat luas dan diharapkan kepada masyarakat adat, pemerintah desa, pemerintah Kecamataan Aesesa Selatan agar terus melakukan promosi dengan caranya masing-masing agar budaya etu (tinju adat) lebih dikenal lagi. Keempat, diharapkan kepada dinas dan masyarakat kampung Tutubhada, agar bisa menyiapkan lagi penerjemah yang berasal dari kampung Tutubhada agar wisatawan asing tidak terkendala ketika berkomunikasi dan diharapkan kepada masyarakat kampung adat Tutubhada, agar selalu melakukan ritual budaya etu karena etu merupakan warisan leluhur yang harus dilestarikan kepada anak cucu kelak. Kelima, diharapkan kepada masyarakat kampung adat Tutubhada agar selalu menjaga lingkungan kampung selalu bersih dan rapi dan diharapkan kepada generasi muda yang ada dikampung adat Tutubhada agar tetap menjaga dan melestarikan peninggalan-peninggalan dari para leluhur dan selalu bekerja sama dengan pihak pemerintah agar budaya etu dan kampung adat ini semakin dikenal dikalangan masyarakat luas.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Upaya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Pengembangan Objek Wisata
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology
G Geography. Anthropology. Recreation > GT Manners and customs
G Geography. Anthropology. Recreation > GV Recreation Leisure
J Political Science > JA Political science (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Pemerintahan
Depositing User: Andreas M. Pati
Date Deposited: 20 Nov 2019 04:45
Last Modified: 20 Nov 2019 04:45
URI: http://repository.unwira.ac.id/id/eprint/865

Actions (login required)

View Item View Item