Analisis Kepemimpinan Tradisional Kepala Desa Dalam Pengendalian Konflik Sosial Di Desa Sawu Kecamatan Mauponggo Kabupaten Nagakeo

DEDHI, Nikodemus (2018) Analisis Kepemimpinan Tradisional Kepala Desa Dalam Pengendalian Konflik Sosial Di Desa Sawu Kecamatan Mauponggo Kabupaten Nagakeo. Diploma thesis, Unika Widya Mandira.

[img] Text
JUDUL,PERNYATAAN ORISINALITAS,MOTO,LEMBARAN PERSEMBAHAN,KATA PENGANTAR,DAFTAR ISI,DAFTAR GAMBAR,ABSTRAK.pdf

Download (407kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (94kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (290kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (95kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (218kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (450kB)
[img] Text
BAB VI.pdf

Download (357kB)

Abstract

Penelitian ini berjudul Analisis Kepemimpinan Tradisional Kepala Desa Dalam Pengendalian Konflik Sosial Di Desa Sawu Kecamatan Mauponggo Kabupaten Nagekeo didasari pada masalah perkelahian antar pemuda diPantai Ena dalam memperebutkan kekuasaan. Permasalahan pokok dari penelitian ini adalah Bagaimana Kepemimpinan Tradisional Kepala Desa Dalam Pengendalian Sosial Di Desa.Tujuannya untuk menggambarkan atau mendeskripsikan kepemimpinan tradisional Kepala Desa Sawu dalam mengendalikan konflik sosial. Di harapkan penelitian ini berguna untuk, bahan informasi bagi pihak yang berkonflik, dan bahan informasi bagi peneliti selanjutnya. Dengan melihat tujuan di atas, permasalahan penelitian menggunakan teori- teori sebagai konsep dasar tentang penyelesaian konflik perkelahian antar pemuda sebagai berikut, teori pemimpin dan kepemimpinan dari Kartini,kartono, teori kekuasaan dan wibawa budiarjo,Miriam, teori pendekatan pengendalian konflik wahid,din, teori kepemimpinan tradisional kepala desa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan data primer yang digunakan adala wawancara dan observasi sedangkan data sekunder yang digunakan diperoleh dari dokumen-dokumen berupa data-data yang dianalisis secara deskriptif kualitatif, dalam penyelesaian konflik perkelahian antar pemuda mediator dalam hal ini kepala desa menggunakan enam aspek dari indikatornya antara lain 1, Aspek Kolegialitas, dengan indicator-indikator kepala desa menyiapkan forum bagi para mosalaki, melakukan tentang waktu dan persyaratan yang di butuhkan, penyelesaian konflik dengan melibatkan pihak yang bertikai. 2, Aspek religious dengan indicator- indikator, Upacara adat, Syair-syair adat, Sumpah Adat. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam penyelesaian konflik kepala desa sebagai mediator dalam hal ini menyiapkan forum bagi para mosalaki mendapatkan persetujuan dari semua elemen yaitu aparatur desa, LPA, tokoh masyarakat, dan BPD, dimana kepala desa berhasil mempertemukan pihak yang berkonflik untuk mengadakan pertemuan bersama untuk mencari solusi dan mendamaikan pihak yang bertikai dalam tahap penyelesaian masalah kepala desa mengagendakan hal-hal yang penting dalam penyelesaian konflik, meningkatkan kerjasama dengan mosalaki untuk mendamaikan pihak yang berkonflik menggunakan tradisi atau adat yang biasa digunakan oleh masyarakat desa sawu. Kesimpulan dalam penyelesaian konflik perkelahian antar pemuda adalah kepala desa dan mosalaki memiliki posisi netral sebagai mediator dan telah melaksanakan peranannya dalam penyelsaian konflik yang terjadi di desa sawu.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology
J Political Science > JA Political science (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Pemerintahan
Depositing User: Andreas M. Pati
Date Deposited: 08 Nov 2019 03:24
Last Modified: 08 Nov 2019 03:24
URI: http://repository.unwira.ac.id/id/eprint/866

Actions (login required)

View Item View Item